Headlines News :
Klik Disini !
×

Arman Juanda

Arman Juanda

Total Pageviews

Followers

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

By Armanjuanda. Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Detik-World

Tampilkan postingan dengan label PANTUN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PANTUN. Tampilkan semua postingan

Pantun Melayu klasik


 



 Sirih berlipat sirih pinang
Sirih dari pulau Mutiara
Pemanis kata selamat datang
Awal Bismillah pembuka bicara

Tuailah padi antara masak
Esok jangan layu-layuan
Intailah kami antara nampak
Esok jangan rindu-rinduan

Hendak dulang diberi dulang
Dulang berisi sagu mentah
Hendak pulang ku beri pulang
Tinggalkan pantun barang sepatah

Lancang kuning lancang pusaka
Nampak dari Tanjung Tuan
Kalau kering laut Melaka
Barulah saya lupakan puan

Asam kandis mari diiris
Manis sekali rasa isinya
Dilihat manis dipandang manis
Lebih manis hati budinya

Kalau ku tahu paria pahit
Tidak ku gulai dalam belanga
Kalau ku tahu bercinta sakit
Tidak ku mulai dari semula

Akar bambu bersesap-sesap
Anaklah kucing dalam perahu
Terbakar rumah menjadi asap
Terbakar hati orang tak tahu

Ayam hutan terbang ke hutan
Tali tersangkut pagar berduri
Adik bukan saudara bukan
Hati tersangkut karena budi

Ayam rintik dipinggir hutan
Nampak dari tepi telaga
Nama yang baik jadi ingatan
Seribu tahun terkenang juga

Bila memandang ke muka laut
Nampak sampan mudik ke hulu
Bila terkenang mulut menyebut
Budi yang baik ingat selalu

Burung Serindit terbang melayang
Mari hinggap di ranting mati
Bukan ringgit dipandang orang
Budi bahasa rangkaian hati

Bukan lebah sebarang lebah
Lebah bersarang di pohon kayu
Bukan sembah sembarang sembah
Sembah adat pusaka Melayu

Bukan lebah sebarang lebah
Lebah bersarang di rumpun buluh
Bukan sembah sembarang sembah
Sembah menyusun jari sepuluh

Rumah limas anjung Selatan
Bunga kemuning tumbuh di halaman
Tangkainya emas bunganya intan
Bolehkah ranting hamba patahkan

Tumbuh betik di tepi halaman
Pokok berangan pokok teruntum
Sungguh cantik bunga di taman
Bolehkah gerangan petik sekuntum

Asap api embun berderai
Patah galah haluan perahu
Niat hati tak mau bercerai
Kehendak Allah siapa yang tahu

Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belumlah teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belumlah sembuh

Halia ini tanam-tanaman
Ke barat juga akan condongnya
Dunia ini pinjam-pinjaman
Akhirat juga akan sungguhnya

Hari panas mencucuk benang
Benang menjahit baju kebaya
Air jernih lubuknya tenang
Jangan disangka tiada buaya

Anak punai anak merbah
Hinggap ditonggak mencari sarang
Anak sungai lagikan berubah
Inikan pula hati orang

Apa guna pasang pelita
Jika tidak dengan sumbunya
Apa guna bermain kata
Kalau tidak dengan sungguhnya

Buah kuini jatuh tercampak
Jatuh menimpa bunga selasih
Biar bertahun dilambung ombak
Tidak ku lupa pada yang kasih

Apa guna berkain batik
Kalaulah tidak dengan kainnya
Apalah guna beristri cantik
Kalaulah tidak jujur hatinya

Buah jambu disangka kandis
Kandis ada di dalam cawan
Gula madu disangka manis
manis lagi senyuman puan

Dari Arab turun ke Aceh
Naik ke Jawa berkebun serai
Apa diharap pada yang kasih
Badan dan nyawa lagi bercerai

Bunga Melati terapung-apung
Bunga rampai di dalam puan
Rindu hati tidak tertanggung
Bilakah dapat berjumpa puan

Burung Merak terbang ke laut
Sampai ke laut mengangkut sarang
Sedangkan bah kapal tak hanyut
Inikan pula kemarau panjang

Dari Jawa ke Bengkahulu
Membeli keris di Inderagiri
Kawan ketawa ramai selalu
Kawan menangis seorang diri

Dari teluk pergi pangkalan
Bermain di bawah pohon kepayang
Saya umpama habuk di papan
Ditiup angin terbang melayang

Orang Melayu naik perahu
Sedang berdayung hujan gerimis
Hancur hatiku adek tak tahu
Mulut tertawa hati menangis

Orang tani mengambil nipah
Hendak dibawa ke Indragiri
Seluruh alam ku cari sudah
Belum bersua pilihan hati

Ribu-ribu pokok mengkudu
Cincin permata jatuh ke ruang
Kalau rindu sebut namaku
Airmata jangan dibuang

Kalau roboh kota Belawan
Sayang selasih di dalam tuan
Kalau sungguh ingin diucapkan
Rasa nak mati dipangkuan puan

Limau purut lebat di pangkal
Batang mengkudu condong uratnya
Hujan ribut dapat ditangkal
Hati yang rindu apa obatnya

Kalau menyanyi perlahan-lahan
Dibawa angin terdengar jauh
Rindu di hati tidak tertahan
Di dalam air badan berpeluh

Ku sangka nanas atas permatang
Rupanya durian tajam berduri
Ku sangka panas hingga ke petang
Rupanya hujan ditengah hari

Kayuh perahu sampai seberang
Singgah bermalam di kampung hulu
Bukan tak tahu dunia sekarang
Gaharu dibakar kemenyan berbau

Anak ikan dipanggang saja
Hendak dipindang tiada berkunyit
Anak orang dipandang saja
hendak dipinang tiada berduit

Saya tak hendak berlesung pauh
Lesung pauh membuang padi
Saya tak hendak bersahabat jauh
Sahabat jauh merisau hati

Limau purut di luar pagar
Rimbun putik dengan bunganya
Hujan ribut padang terbakar
Embun setitik padam apinya

Puas saya bertanam ubi
Nanas juga dipandang orang
Puas saya menabur budi
Emas juga dipandang orang

Tenang-tenang air di laut
Sampan golek mudik ke tanjung
Hati terkenang mulut menyebut
Rindu kini tiada penghujung

Bunga Tanjung kembang semalam
Pohon tinggi tidak berduri
Gelombang besar di laut dalam
Karena Puan saya kemari

Dari mana hendak ke mana
Tinggi rumput dari padi
Hari mana bulan mana
Dapat kita berjumpa lagi

Padi ini semumba-mumba
Daun kurma daun cempedak
Macam mana hati tak hiba
Entah bertemu entah tidak

Akar keladi melilit selasih
Selasih tumbuh di hujung taman
Kalungan budi junjungan kasih
Mesra kenangan sepanjang zaman

Ayam rintik dipinggir hutan
Nampak dari tepi telaga
Nama yang baik jadi ingatan
Seribu tahun terkenang juga

Anak beruk ditepi pantai
Pandai melompat pandai berlari
Biar buruk kain dipakai
Asal hidup pandai berbudi

Kiri jalan kanan pun jalan
Tengah-tengah pohon mengkudu
Kirim jangan, pesan pun jangan
Sama-sama menanggung rindu

Mendung si mega mendung
Mendung datang dari utara
Jangan selalu duduk termenung
Kalau termenung badan merana

Pohon mengkudu tumbuhnya rapat
Rapat lagi pohon jati
Kawan beribu mudah didapat
Sahabat setia payah dicari

Dua paya satu perigi
Seekor bujuk anak haruan
Puan disana, saya disini
Bagai pungguk rindukan bulan

Gesek rebab petik kecapi
Burung tempua membuat sarang
Apa sebab jadi begini
Karam berdua basah seorang

Hendak gugur, gugurlah nangka
Jangan menimpa putiknya pauh
Hendak tidur, tidurlah mata
Jangan mengenang si dia yang jauh

Kain batik negeri seberang
Dipakai anak Tanah Melayu
Apa artinya kasih dan sayang
Kalaulah adek berjanji palsu

Pantai kalangan pasirnya putih
Anak dagang berulang mandi
Apa disesal orang tak kasih
Sudah suratan diri sendiri

Disana pauh di sini pun pauh
Daun mengkudu ditandungkan
Adinda jauh kakanda jauh
Kalau rindu sama tanggungkan

Pulau Tinggi terendak Cina
Nampak dari Pulau Sibu
Adek pergi janganlah lama
Tidak kuasa menanggung rindu

Putik pauh delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Puan jauh di negri satu
Hilang di mata, di hati jangan

Bila ada sumur di ladang
Bolehlah saya menumpang mandi
Bila ada umur panjang
Pantun ini disambung lagi :D

Puisi Anak

Anakku Udah Gede

Kamu manis sekali
Kutimang dengan dendang
Kutimang dengan merdu sayang
Tangisanmu adalah jazz yang biasa kudengar waktu muda
Ayo nak bangun sebantar lagi kamu sudah pasti bisa berjalan
Ayo nak katakan terima kasih
Ayo sayang buang sampah ditempatnya
buuu ruuung, kalo yang terbang itu namanya burung
Cerdas karena asi sudah pasti kolostrum ciptaanNYA
Makanan sehat terhidang tiap pagi
Kamu ada cinta dan rasaku
trimakasih cinta

Puisi Guru

Setiamu Untuk Bekalku

Kaupanjat pinang ambil segudang ilmu untuk kucuranku
Datang sebelum kami tepat lonceng belum berbunyi
Disela mengajar didik kami seperti pesawat
Terbang membawa harapan tunas impian
Mailaikat jagalah hati hati mereka dari sengsara
Jalan mereka jauh pikullah
Sore menjelang kadang dia belum pulang
lebih dari separu harinya tertuang untuk kami, lebih dari keluarga
Lebih dari sekedar ilmu yang berbenih
Tapi cinta akan naluri kehidupan
Saudara akan kenangan
Melekat pada setiap kecil yang kau ajarkan
Sekarang aku jadi orang
Tunas bangsa melanjutkan perjuanganmu
Kucari kau sampai ketemu tuk beri bungkus keindahan
Guru tak mampu ucpan trimakasih ini terlontar, karena jasamau lebih dari lautan tak terambang dan tak habis olehkehidupan

Masih Milikmu

Padamkan sejenak tatapan buta itu
Pahami rasamu yang sedikit menyejukkan ruang sepiku
Meski tak begitu ku lihat nyata
Namun, kan ku coba mulai meraba hadirmu kembali

Dengan sedikit ku buka ruang singgah
Berharap kau mampu tuk mengintip ke dalamnya
Dan… kau mengerti setiap sudut tentang duniaku baru

Masih berkabut…
Memang…
Maka pancarkan cahaya kasih itu
Yang mungkin mampu menembus kabut penutup mata hatiku
Hembuskan angin damai mu
Pelan… pelan…. pelan…
Keluarkan kabut ini dari ruang hidupku

Kau mampu……….
Yakinlah…….
Di sudut yang paling gelap aku merintih
Menahan perih……..
Menjadi tawanan gelapnya kabut yang menyayat retina ku

Tumbangkan seribu barisan keraguanmu
Kau masih mampu…..
Lenyapkan keraguan itu…
Aku disini….
Tepat di depan penglihatanmu
Ulurkan tanganmu….
Dan… yakinlah aku kan menjangkaunya
Karena aku disini masih milikmu…

Senyum Dari Hati

Sesekali sinar bintang berkedip
Larutlah gulita malam waktu itu
Bukan mentari yang tenggelam
Tapi bulan tenang yang menggenang
Apakah kau merasakannya
Dapatkah kau merasakannya
Lagu rindu dari dedaunan
Yang bergema sepanjang petang
Taukah rindu itu?
Rindu senyum dari hati
Yang lama tak terpandang
Dari sudut cahaya angkasa

Pilar Rindu

Pilar pilar ini rapuh tanpamu
Sepi dingin tanpa dirimu
Melangkah saja aku enggan
Menunggu disudut padahal cuma 5 menit
Rinduku padamu menyiksaku saat ini
Dikeramaian para surgawi bahkan
Sambutku senyum pasti diawal melihatmu
Melihat wajah indah cerah hariku kini
Puisi kerinduan ini bukan hanya sekedar tulisan
Lebih tepatnya memaknai seribu hati yang jemu
Jemuku diatas kesendirian
Jujur ku rindu kau datang sayang
Panggilan mereka TAK KUDENGAR
HANYA JAJARAN HATIKU YANG MENUNGGUMU
Menunggu saat ramai tiba
Tepat dihadapanku mentariku

arti hadirmu

Aku termenung ditengah gelapnya malam
Dibawah cahaya rembulan aku terdiam
Gemerincing hujan nyanyikan lagu rindu
Smilir angin hembuskan kenangan
Goreskan luka yg tak kan pernah sirna
Aku disini bertemankan sunyi yg tak jua pergi
Aku tak prnah tau arti sunyi saat kau disampingku
Aku tak pernah mengerti sakitnya luka saat kita masih bersama
Setelah dirimu jauh, barulah aku sadar
bahwa kaulah arti hidupku
Bahwa kamulah pngobat luka
Tanpamu aq tak brarti karna kamu yg beri arti.


Bahagiamu Aku

Bahagiamu Aku
Dentingan waktu selalu kuingat masa pertemuan telah terjejaki
saat pertama kupandang kamu
saat pertamau jemariku bertemu jamari lentikmu
aku sadar kita dekat
aku sadar kaupun mendekat
apakah itu hanya perasaanku
atau hanya ilusi rinduku
banyak hawa maupun dewa yang tak mengerti ucapan cinta
hanya aku yang mengerti dan hanya aku yang memahami
kaulah waktuku yang penuh ketika sebelumnya kosong
kaulah indah ketika sebelumnya semu
aku tau kaluat ini
kaluat dihati karena kau
maukah kau menjadi kekasihku
yang akan kupertahankan tuk menjadi pendampingku

Puisi Maaf

Maaf memanggilku
Maaf kumeninggalkanmu
Cinta sejati tak memberi petunjuk pada kita
Ini terpaksa kulakukan
Temkan cinta sejatimu sendiri
Bukan niatku sandarkan punggung ini padamu
Sungguh kau mengerti aku
Sedihku perasaan ini meleleh
Tapi janji tetap harus ditepati
Aku bertahan untuk memanggil sunyi
Dia ada disana melihatku
Di tempat dia sendiri mengisi waktu
Dengan memikirkanku penuh sesak
Hiruplah cinta baru sayang
Kita tercipta bukan untuk bersama

Puisi kemerdekaan

Memerah Darahku
Tulangku rapuh kini
Kakiku patah kini
Terbaring di atas busa
Aku tak kenal kamu, dia atau siapa
Bising!!!
Ingatkah kau sebelum lahir
Aku bertempur sore dan pagi
Bukan lunak yang kuhajar, tapi tank yang beramunisi
Jasaku banyak untuk negeri ini
Sedikit yang tahu
Minim yang mengerti
Dan secuil yang menghargai
Kulitku miskin dengan hati yang kaya
Penghargaan logam tak berarti
Dimana pemuda saat ini
Please…tolong lanjutkan pertempuran ini jangan kau kotori

Puisi Kematian

“Mati Bisa Diundur?”

Semua yang memiliki nafas
Semua pemilik hati
Pewaris tahta jiwa
Dan semua insan
Pernahkah kau mengenalnya
Mengenal kematian
Yang datang tanpa diundang
Tapi karena takdir tuhan
Semua tergaris lewat tanggal penggaris
Sebentar lagi saatnya kita
Seberapa gelintir detik lagi detik kita
Tak akan lama
Apakah bekal kita sudah ada?

Puisi Romantis Cinta | Kumpulan Puisi Romantis Terbaru 2011

Puisi Romantis - Kumpulan puisi romantis terbaru 2011 atau koleksi puisi cinta romantis buat pacar, puisi romantis buat kekasih, puisi romantis cinta sejati, puisi romantis cinta untuk sang pujaan hati.

Nah setelah sebelumnya saya pernah posting tentang puisi cinta dan puisi persahabatan, kali ini giliran saya posting puisi-puisi romantis, yang khusus saya kasih buat yang suka sama puisi romantis atau puisi cinta romantis. Ok langsung saja simak berikut dibawah ini.
 
========================================================================

Kadang-kadang aku bertanya?
Masih adakah madah cinta?
Masih adakah puisi cinta?
Masih adakah puisi terbaik?

Masih adakah cerpen terbaik?
Masih adakah cinta, kasih dan sayang?
Masih adakah ketulusan hati?
Masih adakah keluhuran jiwa?
Masih adakah…??????

Ku ikrarkan kata-kata ini
dalam puisi cinta…
ku hadirkan kehangatan cinta
untukmu slalu, bersamamu …
dan cinta ini tak akan pernah berakhir

Sayang selasih tidak berbunga
Engganlah kumbang untuk menyapa
Sayang kekasih tidak setia
Badan merana kini jadinya
Di sana sini bunga pun kembang
Senanglah kumbang tinggal memilih
Putuslah sudah kasih dan sayang
Jangan di harap dia kembali



========================================================================


Tetesan air hujan adalah bukti
Sebuah cinta dari langit kepada bumi
Sedangkan kesetiaan adalah bukti cintaku padamu

Seperti halnya bintang yang selalu setia pada bulan
Untuk berjanji menghias sang malam dengan sinarnya
Dan seperti itu pula kesetiaanku padamu....
Kesetiaan atas cinta ini kepadamu...

========================================================================

Sakit… sungguh sakit…

Hanya sakit yang kurasakan ketika kerinduan merasuk jiwa

Tangis.. banyak tangis…

Hanya air mata dalam hati yang bisa kuteteskan

Menanti.. terus menanti…

Hanya penantian yang kini kurasakan

Diam.. dan diam…

Hanya dengan mengunci bibirku aku bisa bertahan

Semua karena dirimu

Semua hanya untukmu

Malam ini aku membiarkanmu bersama bintang

Terbang bersama ilusi dan menapaki alam mimpi

Kembalilah esok bersama mentari

Seraya membuka tabir langit dan menatap dunia baru


========================================================================

Aku pernah memanggilnya matahari ..

aku juga pernah memanggilnya sunset ..

tapi matahari hanya menemaniku kala siang terik ..

dan senja bahkan lebih tak lama lagi menemani ..

kemudian aku memanggilnya langit ..

berharap ketika terik ..ketika hujan ..ketika gelap gulita ..

dia tetap ada untukku ..

bahkan dari aku terjaga ..tertidur ..terlelap ..sampai terjaga kembali ..

dia tetap memelukku ..

========================================================================

Dulu di saat hati ini telah rapuh

Kau muncul sebagai semangat baru dalam hidupku

Kau adalah penyelamat hati ini

Dan seiring berjalannya waktu

Kau semakin larut ke dalam duniaku

Dirimulah pengisi hati yang sempat kosong

Dirimu jua yang memberi warna baru di setiap langkahku

Dan kini kusadari hati ini telah terpikat oleh segala pesonamu

Segala asa dan rasaku tlah ku curahkan hanya untukmu

Di setiap hembusan nafasku hanya ada bayangmu

Anganku pun selalu melayang jauh memikirkanmu

Dan hanya kaulah pujangga hati yang selalu menghiasi indahnya mimpiku

Andaikan dirimu tahu

Di setiap detik dalam hidupku

Hanya cinta yang terbesit dalam sanubariku

Cinta yang tulus hanya untukmu

Cinta yang membuatku jadi gila sendiri

Di setiap aliran darahku

Hanya rasa rindu ini yang ada

Rindu yang menggebu-gebu

Yang tiada pernah kurasakan selain denganmu

Dan sekali lagi,

Inilah cintaku untukmu

Yang akan selalu terukir manis di relung hatiku

Kasih,

Harus kau tahu

Aku akan selalu menunggumu

Menunggu cinta putihmu kan berlabuh lagi di dermaga hatiku

Karena aku yakin kaulah cinta sejati itu

Dan karena bagiku

Engkau lelaki terindah yang pernah ku temui di sepanjang umurku



========================================================================

Kerut di wajahmu
Telah menggoreskan sejuta kenangan
Pada seberkas kanfas putih hidupku
Yang tak seindah pelangi di matamu

Tentang masa itu
Sejak ulat tumbuh menjadi kepompong
Saat ilalang masih menghijau
Sesudah pagi berganti dengan malam

Di sini,
Diantara dimensi waktu yang dinanti
Ku ingat senyummu,
Juga tawamu
Yang telah dewasakan aku

Tak ingin lagi kulihat tangismu
Di kala senja,
Tak ingin lagi kulihat lelahmu
Di kala petang,

Bayangmu selalu hadir dalam lelapku
Manis bibirmu, lembut belaimu
Saat kau dekap erat tubuh mungilku
Dalam peluk hangatmu

Walau ilalang mulai kering
Dan kepompong telah menjelma jadi kupu
Pesonamu tiada akhir,
Terpatri bersama kenangan-kenangan itu

Karena engkaulah wanita terindah
Dalam hidupku,
Dulu, sekarang, esok.…
Dan untuk selamanya..


========================================================================

Kau yang ada di hati…

Dari dulu sampai sekarang kau jauh di mata

Tapi selalu dekat dihati….

Bahkan waktu tak mampu mengubahmu menjadi bayangan

Kau ada

Benar-benar ada

Dalam jiwa

Dalam doaku dan doamu

Memberi nafas semangat satu sama lain

Membingkai kenangan dalam kuburan hati

Mengubah madu menjadi kemasan manis yang menawan

Aku juga akan ada

Dalam hati

Dalam doa

Tak akan pernah hilang lagi

Dan takkan mudah lagi hilang

Untukmu yang ada dalam hati

Jadilah laki-laki sejati

Buat permaisurimu menjadi bingkai indah dalam istanamu

Buat putra-putrimu cahaya hatimu dan penguat hidupmu

Hanya hati yang tau apa yang ada dihati

Bahkan bibirpun tak mampu mengucap

Sepatah kata maupun ribuan kata tak akan mempu menjelaskan hati

Seperti indah yang kau beri

Ikhlas dan harapan mu yang kau janjikan adalah abadi

Karena cinta yang sejati

Kadang memang tak harus memilki

Bukan kah surga itu nyata

Bukankah kita kekal di dalam nya

Jadi tetaplah semangat menghadapi dunia dan tunggu aku disana



========================================================================

Nah Itulah kumpulan puisi romantis terbaru, semoga kalian suka dengan puisi cinta romantisnya. Kalau ada yang mau menambahkan puisi romantisnya silahkan saja tuliskan langsung di kolom komentar, jika ada kesempatan nanti saya tambahkan puisi yang kalian tuliskan ke artikel puis romantis diatas.
 

Puisi Perpisahan | Contoh Puisi Perpisahan Terbaru 2011

Puisi Perpisahan - Kumpulan puisi puisi perpisahan cinta atau puisi sedih karena perpisahan cinta, puisi perpisahan bisa juga di bilang puisi patah hati . Nah berikut puisinya di bawah ini:

                      Kehilangan
Mengapa…?
mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya
kini aku tak mengerti…
hatiku kini retak,remuk,dan hancur…
dulu hatiku yang slalu senang saat bersamanya
kini hilang harapan itu
dia pergi…
pergi menghadap sang khaliq

seharusnya aku harus ikhlaskannya
tapi tak bisa,

air mataku trus mengalir,dan membasahi pipiku
sekarang,fikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya
aku kehilangan jati diriku saat ini,karna dia…
aku hanya bisa menangis dan menagisinya,
menjerit dan rasa penyesalan yang dalam
mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya ?
sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

Dia pergi,Dia pergi,tinggalkanku,hanya itu ucapku
dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya
ternyata Dia sudah memiliki orang yang dicintainya…
haruskah kurusak itu ?
tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati
dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
tiba-tiba aku dengar dia kecelakaan dan tewas ditempat
tak terlintas difikirku, bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku

        Perpisahan Sekolah
Ingat bagaimana aku melangkah pergi,
Pada kaki kecil, hari sekolah pertama ku?
Dengan tangan mungil aku melambaikan tangan,
Dan aku melihat air mata di sudut mata Anda.
Tapi kau berani dan begitu juga aku
Kami berdua berusaha keras untuk tidak menangis.

kaki kecilku membawaku ke sekolah.
Aku ingat Anda berkata, “Sekarang taat aturan setiap saat!”
tangan-tangan kecil saya membuka pintu sekolah
Di mana-mana Aku melihat, ada anak-anak berlimpah.
Aku pergi ke lorong ke merah besar “K”.
Ada Mrs.Laura untuk menunjukkan jalan.

Kami membuat keluarga besar, bersama Mrs.Laura

Dengan keluarga ini besar, kami harus saling membantu.
Saya sudah berusaha keras untuk mendengarkan sepanjang tahun.
Jadi ketika saya di kelas pertama, saya akan tidak perlu takut.

Otot-otot di tangan saya sekarang jauh lebih kuat.
Dan bahkan kaki saya terlihat jauh lebih lama.

Pada hari terakhir sekolah, seperti yang kita semua selamat tinggal gelombang,
Apakah Anda s’pose Mrs.Laura akan memiliki air mata di matanya?
Ini benar-benar telah menjadi tahun ajaran bahagia.
Dan jika bukan karena Anda, Mom dan Dad,
Saya tidak akan ada di sini!

Good bye my mom & Dad…Love you All

C U my Best Friends and lovely…
=========================================================
Perpisahan… ternyata sudah di ambang mata.
Memang benar adanya kau tinggalkan kami
Kebersamaan ini memang tak selalu ada
Kebersamaan hanya sebuah dongeng cerita kehidupan
Apa yang kau risaukan saat ini
Apa yang ingin kau dapat pasti kau raih
Bersenang-senanglah sobat
Karena aku disini akan selalu ada
Disini….. di negeri diawan
Kau memang sobat sejatiku
Harapan kesepian makin tak ada lagi dalam benakku
Jika kau sedih akupun turut gelisah
Raihlah segala citamu
Harapan akan selalu ada
Jika kita menikmati hidup dengan hati yang tenang

Pantun Cinta | Kumpulan Pantun Cinta Gombal Terbaru 2011

Pantun Cinta Sejati - Kumpulan Pantun Cinta Gombal Lucu Terbaru 2011, Nah buat yang suka sama pantun jenaka cinta atau pantu jenaka yang lucu, gokil, dan kocak banget, berikut dibawah ini pantun-pantun cintanya:
=========================================

Mata genit beradu pandang
senyum adik menggoda abang
ayolah dik kita melayang
menuju negri jauh di sebrang

==========================================

Ada harta tidak terjaga
Ada peti tidak terkunci
Bahana cinta anak remaja
Sekejap kasih sekejap benci

==========================================

Anak ayam belajar berenang
Anak itik di paya bakau
Mulut menyebut hati terkenang
Rindukan adik jauh di rantau

==========================================


Anak bangsawan menjahit tabir
Sulam di tepi siku keluang
Benci tuan cuma di bibir
Dalam hati membara sayang

==========================================

Bila cinta sudah melekat
Tahi onta serasa coklat

==========================================

Menaiki kereta merknya honda
Pergi selayang kerumah hanapi
Bila cinta mekar di dada
Siang terkenang malam termimpi

==========================================

Mulanya duka kini menjadi lara
Teman tiada hanyalah sendu
Bila rindu mulai membara
Itulah tanda cinta berpadu

==========================================

Juragan pisau makan buah
Buah kotor kena tinta,
Jangan risau jangan gundah
Karena derita bumbu cinta

==========================================

Paling cakep burung gelatik
Di atas awan terbang melayang
Emang banyak wanita cantik
Cuman ade yang abang sayang

==========================================

Pohon sagu jatoh di tebang
Pohon duku di bikin sarang
Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang

==========================================

Di pinggir kolam makan bubur
Jangan lupa pakai keripik
Dari semalem aye ga bisa tidur
Selalu teringat wajah mu yg cantik

==========================================

Beli kain warna nya merah
Dari kediri pake nya batik
Di godain jangan marah
Salah sendiri punya wajah cantik

==========================================

Nasi uduk masih anget
Beli nye di pinggir jalan
Yang lagi duduk manis banget
Boleh ga kite kenalan

==========================================

Padi manguniang masak di sawah....
Mancik bamain di ateh bilah....
Hiduik la paniang dek banyak mangalah....
Karano adiak nan banyak tingkah...

==========================================

Malam minggu malam yang panjang,
saling berkunjung jumpa kerabat..
Yang ditunggu pun kini telah datang,
walau hujan hati terasa hangat..

==========================================

Tanjung perak kapale kobong,...
Monggo pinarak kamare kosong..

==========================================

Disana gunung, disini gunung,
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati

==========================================

Nasi uduk masih anget
Beli nye di pinggir jalan
Yang lagi duduk manis banget
Boleh ga kite kenalan

==========================================
Anak ayam turun ke bumi
Induk ayam naik kelangit
Anak ayam nyari kelangit
Induk ayam nyungsep ke bumi

==========================================

Jambu merah
di dinding
Jangan marah
just kidding

==========================================

Kalau punya gigi ompong
cepat cepat ke dokter gigi
kalau jadi anak sombong
pasti nanti jadi rugi.

==========================================

Nah Itulah Pantun Cinta Sejati - Kumpulan Pantun Cinta Gombal Lucu Terbaru 2011, pantun cinta atau pantu jenaka yang lucu, gokil, dan kocak banget. Ada yang mau nambahin kalau ada caranya gampang banget tinggal sobat tuliskan pantunnya di kolom komentar dibawah ini, bila sudah ada waktu luang nanti saya tambahkan pantun2 yang sobat tulis di kolom komentar tadi ke artikel pantun diatas.

Pantun JENAKA 2011

Pantun Jenaka Paling Lucu 2011 -
Setelah tadi menuliskan pantun lucu dan gokil maka kali ini giliran koleksi pantun jenaka dan pantun lucu yang paling jenaka dan paling lucu.

Mudah-mudahan koleksi pantun jenaka lucu ini bisa menjadi sedikit penghibur di saat bete dan sumpek dengan segenap rutinitas yang membandul. Hmmmh, denger kata membandul jadi inget seseorang :D

Okelah, mari kita simak contoh pantun jenaka berikut ini, dan semoga terhibur.

Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Berakit-rakit melulu
Kapan dapat gantian? (Cape deh dari dulu-dulu merakit terus)

Main laptop larut malam
Besok telat masuk kerjaan
Kalau adik keluar malam
Pasti lagi kejar setoran (Hayooo yang suka keluar malam)

Panas-panas kota Jakarta
Akibat pemanasan dunia
Bila ingin lulus sarjana
Tidur malam tanpa celana (Biasa men, adik kecil juga butuh udara segar)

Meler-meler ingus keteter
Sampai sakit di kepala
Hati-hati sering teler
Bisa-bisa ke alam baka (Ampun DJ, ngak lagi deh janji)

Kelap-kelip lampu diskotik
Ada musik tambah asik
Gimana mau nilai apik
Makannya cuma keripik (Ingat-ingat empat sehat lima sempurna, ting)

Pergi ke Bandung naik Taksi
Naik taksi tak perlu bayar
Sampai Bandung turun taksi
Turun taksi baru bayar..kahkahkah

Jalan jalan ke kota depok
Nemuin uang segepok
Ada apa dibalik tembok
Ada nenek lagi cebok

Makan roti pake sambel
Makan telor pake garem
Kalo ogut lagi kesel
Mata ogut suka merem

Disana gunung, disini gunung,
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati ???!?

Pohon cabe berbuah cabe
Pohon tomat berbuah tomat
Kalo pohon tomat berbuah cabe
Itu ajaib. Iya ngga Mati?

Makan nasi sepiring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok suka menggoda
Diam-diam watak buaya (Kalo si cewek memang demen digodai gimana?)

Hujan turun rintik-rintik
Duduk berdua di teras rumah
Ingin punya cewek cantik
Syaratnya rumah dan mobil mewah (Wah, ini dia nih si cewek matre)

Nonton bioskop horor Indonesia
Bersama pacar cantik jelita
Hidup jangan disia-sia
Dekati wanita sebanyak-banyaknya (Motonya para playpoy cap kodok)

Jika sudah namanya cinta
Hati terasa berbunga-bunga
Kalau sudah terbawa suasana
Senyum sendiri seperti orang gila (Jangan ampe terbawa mimpi loh)

Hari Valentine telah tiba
Pasangan berlomba saling berbagi
Takut cinta tak diterima
Dukun dapat banyak rejeki (Cinta ditolak, dukun bertindak)

Pantun Lucu gokil paling konyol 2011

mAkAn pIzzA di prAnciz
sAmbiL dengAr lAgu romantiz
bukAn mO sok pUitiz or drAmatiz
tapi mAaf……. aq calon artiz
cUma pEngen bAgi sms grAtiz
kAn sayAng klO gA abIz………..heheeeee

Jinak-jinak burung merpati
Lebih jinak burung lelaki
Burung merpati dipegang lari
Burung lelaki dipegang berdiri!

BUAH MANGGA BUAH KEDONGDONG
BELI DI PASAR HARGANYA MURAH
Gile gw ganteng kayak berondong
Istri gw nanti pasti kayak Asmirandah

Masak air biar mateng
Dipake naek buat ke genteng
Eh atas jangan sok ganteng
masih tetep ane yang paling ganteng

Naek becak, pake aki
Elu ngaca, banyak daki

Beli Aki, diwarung Bu Saritem
Ehh Gapapa ada daki
Dari pada eluu itemmm

Ada kera nelen permen
biar item tapi keren

Sendal jepit beli di Pak tua
Ketiban nasi dimarahin ayahh
Eh Lo diatas gww
maho yahhh

Ibu-ibu keujanan
Langsung mandi pake sampoo
Eh ngacaaa donk gan
masa maho teriak maho

Ada boboho ketemu betmen
biar maho yg penting keren

Pak haji makan permen
Habis itu mukulin boboho
Tetep aja gan walaupun kerennn
Lo tetep Mahoo

Jalan jalan mampir ke pariss
Ketemu cewek e ternyata setan
Wahhh Looo.... Mirissss
Jangan bilang maho gw padhal lo juga maho kan gan

Ada buaya
ada anjing

Dari semuanya
tetep gw yg paling ganteng

Burung irian
burung cendrawasih

Cukup sekian
terima kasih

Enaknya makan bubur
Pagi pagi dirumah Mbak Kurosai
Ehh gan jangan kaburr
Pertarungan masih belom selesai
 
Iklan Melayang
Iklan Melayang
Support : Creating Website | Arman juanda | Arman Juanda Template
Copyright © 2011. DETIK WO®LD™ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Detik World Template
Proudly powered by Blogger