Headlines News :
Klik Disini !
×

Arman Juanda

Arman Juanda

Total Pageviews

Followers

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

By Armanjuanda. Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Detik-World

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (FKIP UIR)



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
STATUS: TERAKRIDITASI B
BERDASARKAN KEPUTUSAN BADAN AKRIDITASI NASIONAL PERGURAUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBIIK INDONESIA
SK MENTRI P DAN K RI NO. 0379/0/1990
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan salah satu Program Studi yang tua di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau. Keberadaan Program Studi ini sangat dibutuhkan oleh bidang pendidikan di Daerah Riau. Program Studi ini mulai dibuka sejak tahun 1982 dengan status izin operasional dan pada tahun 1984 melalui SK Mentri P dan K RI Nomor O85/O/1984 tertanggal 5 Maret 1984, statusnya diubah menjadi terdaftar.
            Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia pernah menyelenggarakan tiga jenjang pendidikan, yaitu: Jenjang Pendidikan Strata Satu (S1) Jenjang Pendidikan Diploma Tiga (D3), dan Jenjang Pendidikan Diploma Dua (D2). Namun, pemerintah menutup seluruh Jenjang  Pendidikan Diploma Tiga dan Dua yang berada di bawah IKIF & FKIF di Indonesia menerima Mahasiswa untuk kedua jenjang pendidikan tersebut.
      Pada tahun 1995 pihak pemerintah melakukan peningkatan peningkatan Kualitas guru Sekolah Dasar khususnya dalam hal Sertifikat/ Ijazah. Untuk menjadi guru Sekolah Dasar diharuskan memiliki ijazah Diploma Dua. Selain itu pemerintah juga mengarahkan kepada guru bidang studi dari tingkat sekolah dasar. Sehingga untuk mengantisipasi hai ini, serta ingin berperan aktif dalam  meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Riau Khususnya dan Indonesia pada Umumnya. Maka mulai pada tahun 2000 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia membuka kembali Jenjang Pendidikan Diploma Dua, hal ini dapat dilakukan bedasarkan SK dari Kopertis Wilayah X Padang Nomor 963/010/KL/KOP-D2/2000.

Visi Program Studi Bahasa Indonesia adalah Mendidik calon pendidik bahasa Indonesia yang profesional, unggul dan Islami. Misi yang menjulang Prodi ini adalah  Menjadikan calon pendidik; 1. Profesional di bidang akademik; 2. Unggul dalam mengembangkan konsep dan teori pendidikan bahasa Indonesia di berbagai kegiatan belajar dan menyusun program pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan di lembaga pendidikan lainnya serta mampu bersaing dengan para alumni dari perguruan tinggi lainnya baik di tingkat nasional maupun regional; 3. Berwawasan, beretika, berbudi pekerti dan menjunjung nilai-nilai keislaman.
            Program Studi yang berada di bawah Lembaga Kependidikan tentulah mempunyai tujuan yang akan mendukung tujuan FKIP–UIR. Adapun tujuan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut; 1.    Membantu Pemerintah dalam menyelenggarakan Pendidikan Bahasa Indonesia; 2. Mengadakan tenaga pendidik yang profesional dalam Bidang Bahasa Indonesia; 3. Mengadakan tenaga pendidik yang dapat memperbaiki dan mengembangkan  sistem pengajaran Bahasa Indonesia di Sekolah

           Kurikulum merupkan salah satu bagian penting dari sistem pengembangan pendidikan sekaligus merupakan tantangan lembaga pendidikan untuk dapat mengikuti, mengantisipasi dan mengembangkan kurikulum dengan orientasi ke depan. Pada dasarnya kurikulum yang digunakan dalam program pendidikan sarjana Pendidikan Sarjana Bahasa Indonesia dirancang agar lulusannya memiliki kemampuan dasar yang kuat memecahkan persoalan pendidikan yang dan pengajaran Bahasa Indonesia  dan dapat mencarikan alternatif pemecahannya. Sedangkan kurikulum yang digunakan dalam program Diploma Dua (D2) Proram Pendidikan Bahasa Indonesia dirancang agar lulusannya memiliki kemampuan yang kuat untuk memecahkan dan mencarikan jalan keluar dari persoalan pengajaran Bahasa Indonesia pada jenjang pendidikan dasar.
            Materi kuliah yang merupukan kumpulan dan rangkaian mata kuliah dalam kurikulum, yang keberadaanyan tidak terpisah, melainkan saling terkait dan saling menunjang. Kurikulum Program Strata Satu (S1) dan Diploma Dua (D2) program studi Pendidikan Bahasa Indonesia di susun berdasarkan kurikulum Sarjana dan Diploma Pendidikan yang berlaku secara nasional. Kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia telah dicantumkan Kurikulum Nasional dan Kurikulum lokal. Kurikulum tersebut terdiri dari tiga komponen, yaitu:
1.    Mata Kuliah Umum
2.    Mata Kuliah Dasar Keahlian
3.    Mata Kuliah Keahlian
            Komponen mata kuliah umum dimaksudkan untuk membentuk kepribadian, rasa tanggung jawab terhadap sesama manusia, bangsa, negara, agama, sosial maupun budaya peradaban. Komponen mata kuliah dasar keahlian ditujukan untuk membentuk penguasaan dan metodelogi bidang keahlian serta kemampuan dalam memahami dan memecahkan permasalahan dan ke ahliannya.
Komponen Mata Kuliah Keahlian terdiri atas:
a.   Mata Kuliah Keahlian (mata kuliah bidang studi) terutama ditujukan untuk membentuk penguasaan bidang ilmu pendidikan yang sesuai dengan profesi kependidikan yang dipilih untuk calon tenaga kependidikan lainnya.
b.   Mata Kuliah Keahlian II ( mata kuliah proses belajar mengajar ) terutama di tujukan untuk membentuk penguasaan teori dan keterampilan kegunaan bagi calon guru atau pnguasaan teori dan keterampilan keguruan bagi calon guru atau penguasaan teori dan keterampilan bidang profesi kependidikan yang di pilih bagi calon tenaga kependidikan lainnya.

KURIKULUM MATA KULIAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (S1)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
TAHUN AKADEMIK 2011/2012

NO.

KODE

MATA KULIAH

MATA KULIAH

SKS

JUMLAH

01
02
03
04
05
06
07
08
UXSN 11101
UXSI  11202
UXSI  12103
UXSI  11104
UXSN 11205
UXSN 12206
UXSI  13107
UXSI  11108
Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)
Pendidikan Agama
Al-Islam
Filsafat Pendidikan Islam
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia
Ilmu Sosial Dasar
2
2
2
2
2
2
2
2
16
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
PENN 21101
PENN 22102
PENN 22103
PENN 21204
PENI  22105
PENI  23205
INDN 21103
INDN 21104
INDN 21105
INDI 21206
INDN 22107
INDI 22208
INDI 24109
INDN 21210
INDN 22111
INDI 22212
INDN 23113
INDI 23214
INDN 23215
INDN 22216
INDN 23217
INDN 23218
INDN 21119
INDN 23120
INDN 23121
INDN 22122
INDN 21223
INDN 22124
INDN 23125
INDI 23226
INDI  24127
INDN 22228
INDN 21229
INDN 23130
INDN 23231
INDN 23132
INDI 22233
INDI 22234
IND I 23235
Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)
Pengantar Pendidikan
Perkembangan Peserta Didik
Belajar dan Pembelajaran
Profesi Kependidikan
Administrasi dan Supervisi Pendidikan
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Berbicara
Menyimak
Membaca
Membaca lanjut
Menulis
Menulis Lanjut
Laporan Ilmiah dan Semiilmiah
Fonologi Bahasa Indonesia
Morfologi Bahasa Indonesia
Morfologi Bahasa Indonesia Lanjut
Sintaksis Bahasa Indonesia
Sintaksis Bahasa Indonesia Lanjut
Semantik Bahasa Indonesia
Retorika
Pragmatik
Wacana Bahasa Indonesia
Linguistik Umum
Sosiolinguistik
Psikolinguistik
Teori Sastra
Sejarah Sastra
Puisi
Prosa Fiksi dan Drama
Sastra Kotemporer
Sastra Nusantara
Pembinaan & Pengembangan   Bahasa Indonesia 
Teori Belajar Bahasa
Analisis Kesalahan Bahasa
Perbandingan Bahasa Nusantara
Bahasa Bantu (Bahasa Arab)
Tulisan Arab Melayu
Bahasa Jurnalistik        
Tradisi Melayu
3
3
3
3
2
3
4
2
4
2
4
2
2
2
3
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
4
4
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
104
01
02
03
04
05
06
07
08
09
INDI 31101
INDI 31102
PBMN 33101
PBMI  32102
PBMN 31203
PBMN 32204
PBMI  33105
PBMI  33207
UXSI  31209
Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)
Telaah Kurikulum B. Indonesia SMTA
Telaah Buku Teks B. Indonesia SMTA
Perencanaan Pengajaran
Multimedia Pembelajaran
Strategi Belajar Mengajar
Evaluasi Pengajaran
Statistik Pendidikan
Pengajaran Mikro
Teknologi Informasi dan Komunikasi
3
3
2
2
2
2
2
2
2
20
01
02
03
  AKUN 44243
PBMN 43107
PBMI 43208
Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)
Skripsi
Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia
Penelitian Pengajaran Bahasa Lanjut
2
2
6
10
01
02
  AKUN 54242
PBMN 54108
Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)
Seminar
Program Pengalaman Lapangan
4
4
8
PENJELASAN KODE MATA KULIAH
A. Penjelasan Kode Huruf
(1) UXSN/UXSI   =  Mata Kuliah Umum (MKU):
U    = Universitas
X    = Universitas Islam Riau
S    = Swasta
N    = Nasional (Kurikulum Nasional)
 I    = Institusional (Kurikulum Institusional/Lokal)
(2) PENN/PENI:  PEN   = Mata Kuliah Kependidikan (MKDK)
N    = Nasional (Kurikulum Nasional)
 I    = Institusional (Kurikulum Institusional/Lokal)
(3) INDN/INDI:     IND   = Mata Kuliah Bidang Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (MKK I)
N    = Nasional (Kurikulum Nasional)
 I    = Institusional (Kurikulum Institusional/Lokal)
(4) PBMN/PBMI:  PBM  = Mata Kuliah Proses Belajar Mengajar (MKK II)
N    = Nasional (Kurikulum Nasional)
 I    = Institusional (Kurikulum Institusional/Lokal)
B. Penjelasan Kode Angka
(1) Angka Pertama: 1    = Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)
2    = Mata Kuliah Keilmuan & Keterampilan (MKK)
3    = Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)
4    = Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)
5    = Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)
(2) Angka Kedua:   1    = Tahun Pertama
2    = Tahun Kedua
3    = Tahun Ketiga
4    = Tahun Keempat
(3) Angka Ketiga:   1    = Semester Ganjil
2    = Semester Genap
(3) Angka Keempat & Kelima   =   Nomor Urut Mata Kuliah
SEBARAN MATA KULIAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (S1)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
TAHUN AKADEMIK 2011/2012
SEMESTER I
 
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
       01
UXSN 11101
Pendidikan Agama
2
       02
UXSI 11104
Pendidikan Pancasila
2
       03
UXSI 11107
Ilmu Alamiah Dasar
2
       04
INDN 31101
Telaah Kurikulum Bahasa Indonesia SMTA
3
       05
INDI 31102
Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia SMTA
3
       06
INDN 21103
Berbicara
4
       07
INDN 21104
Menyimak
2
       08
INDN 21105
Membaca
4
       09
INDN 21120
Linguistik Umum
2
Jumlah
24
SEMESTER II
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
01
UXSI 11202
Al- Islam
2
02
UXSN 11205
Pendidikan Kewarganegaraan
2
03
UXSN 11206
Bahasa Indonesia
2
04
UXSI 31208
Teknologi Informasi dan Komunikasi
2
05
PENN 11201
Pengantar Pendidikan
3
06
PENN 11202
Perkembangan Peserta Didik
2
07
INDI 11206
Membaca Lanjut
2
08
INDN 11210
Fonologi Bahasa Indonesia
2
09
INDN 11223
Sejarah Sastra
2
10
INDN 11229
Teori Belajar Bahasa
2
11
PBMN 31201
Perencanaan Pengajaran Bahasa Indonesia
2
Jumlah
23
SEMESTER III
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
       01
UXSI 1 2103
Filsafat Pendidikan Islam
2
       02
PENN 22103
Belajar dan Pembelajaran
4
       03
PENI 22105
Administrasi  dan Supervisi Pendidikan
2
       04
INDN 22107
Menulis
4
       05
INDN 22111
Morfologi Bahasa Indonesia
3
       06
INDN 22122
Teori Sastra
2
       07
INDN 22124
Puisi
4
       08
PBMI 32102
Perencanaan Pengajaran Bahasa Lanjut
2
Jumlah
23
SEMESTER IV
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
       01
PENN 22204
Profesi Kependidikan
4
       02
INDI 22208
Menulis Lanjut
2
       03
INDI 22212
Morfologi Bahasa Indonesia Lanjut
2
       04
INDN 22216
Retorika
2
       05
INDN 22225
Prosa Fiksi dan Drama
4
       06
INDN 22228
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia
2
       07
INDI 22233
Tulisan Arab Melayu
2
       08
INDI 22234
Bahasa Jurnalistik
2
       09
PBMI 32203
Multimedia Pembelajaran
2
Jumlah
22
SEMESTER V   
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
01
PENI 23106
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
2
02
INDN 23113
Sintaksis Bahasa Indonesia
2
03
INDN 23120
Sosiolinguistik
2
04
INDN 23121
Psikolinguistik
2
05
INDN 23130
Analisis Kesalahan Bahasa
2
06
INDN 23132
Bahasa Bantu (Bahasa Arab)
2
07
PBMN 23104
Interaksi Belajar Mengajar
2
08
PBMN 23105
Evaluasi Pengajaran Bahasa
3
09
PBMI 23106
Statistik Pendidikan
2
10
PBMN 43107
Penelitian Pengajaran Bahasa
2
Jumlah
21
SEMESTER VI
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
      01
INDI 23214
Sintaksis Bahasa Indonesia Lanjut
2
      02
INDN 23215
Semantik Bahasa Indonesia
2
      03
INDN 23217
Pragmatik
2
      04
INDN 23218
Wacana Bahasa Indonesia
2
      05
INDI 23226
Sastra Kontemporer
2
      06
INDN 23231
Perbandingan Bahasa Nusantara
2
      07
INDI 23235
Tradisi Melayu
2
      08
PBMI 43208
Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia Lanjut
2
      09
PBMI  33209
Pengajaran Mikro
3
Jumlah
19
SEMESTER VII
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
      01
INDI 24109
Laporan Ilmiah dan Semiilmiah
2
      02
INDI 24127
Sastra Nusantara
2
      03
PBMN 54110
Program Pengalaman Lapangan
4
Jumlah
8
SEMESTER VIII
  
No.

Kode

Mata Kuliah

Mata Kuliah
SKS
       01
INDN 54236
Seminar
    4
       02
INDN 44237
Skripsi
    6
Jumlah
10

SINOPSIS/ SILABUS MATA KULIAH
·       Pendidikan Pancasila
kode          : UXSI 11104
Bobot         : 2 sks
Isi:
      Mata kuliah ini adalah merupakan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) yang harus diambil  oleh  seluruh mahasiswa di semua program studi, yang  menjelaskan tentang pemikiran dan pemahaman terhadap Pancasila secara ilmiah dan objektif.
      Kompetensi yang diharapkan dari Pendidikan Pancasila supaya mahasiswa mempunyai kemampuan berfikir, bersikap rasional dan dinamis, berpandangan luas sebagai manusia yang intelektual serta mengantarkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk; (a)   mengambil sikap yang bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya, (b) mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya, (c) mengenali perubahan-perubahan dan perkembangan  IPTEK  serta  seni,  (d) memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesia.
Buku sumber:
  1. Drs. H. Kaelan, M.S,  2001. Pendidikan Pancasila ; PT. Paradigma Jogjakarta,
  2. Dirjen Dikti Depdiknas, 2001, Kapita Selekta Pendidikan Pancasila, Bagian I, Ditjen Dikti Depdiknas, Jakarta.
  3. Prof.Drs.CST Kansil, SH. 2002, Pancasila dan UUD 1945, PT. Pradnya Paramita; Jakarta.
  4. Miriam Budiardjo, 1981, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Gramedia, Jakarta
  5. Magnis Suseno, 1987, Etika Politik, Prinsip-prinsip Moral Kenegaraan Modern, Gramedia, Jakarta.
  6.  ----------, UUD 1945 (Hasil Amandemen) dan Proses Amandemen UUD 1945 secara lengkap, Karya Grafika; Jakarta.
·       Pendidikan Agama
kode          : UXSN 11101
Bobot         : 2 sks
Isi:
Mempelajari tentang fitrah manusia (pengertian manusia, proses terjadinya manusia, manusia itu bertuhan, manusia butuh agama); Allah sebagai Khalik (Allah sebagai pencipta, pengatur dan pemelihara; hak khalik untuk disembah, Allhah Maha Kuasa dan Pemberi Rezeki); manusia sebagai makhluk, diantara makhluk–makhluk lainnya (asal usul makhluk, macam, sifatnya, kedudukannya, tugas manusia, serta hak dan konsekwensinya); Manusia dan Agama, (pengertian agama, agama samawi danardi, fitrah manusia, faedah beragama); Agama Islam, (pengertian agama islam, kebenaran agama Islam, sumber–sumber ajaran agama islam ,aspek – aspek ajaran agama islam, karakteristik ajaran agama islam, kedudukan ijtihat dalam ajaran Islam); Aqidah dalam Islam: Rukun iman dan Islam.
Buku sumber:              
1. Abdul A’laal Maududi, Prinsip – prinsip Islam,terjemahan Abdullah Suhaili.
2. Ahmad AzharBasyir, Manisia, Kebenaran Agama dan Toleransi
·       Al Islam
      kode          : UXSI 11202
      Bobot         : 2 sks
Isi:
Mata kuliah ini menyajikan tentang, Pengertian dan ruang lingkup syari’ah, fungsi syari’ah, syari’ah dan figh.
Buku sumber:
  1. Sabih Ash Shiddiqi, Kuliah Ibadan
  2. Wahbah Al-Zualy, Al-Fiqh Al-islam wa Adilatuhu
  3. SayidSabiq, Fikih Al-Sunnah
  4. Ibnu Rusyd, Bidayah Al-mujtahid wa NIhayah  al-muqtasid
  5. Al-Islam 2 Serial Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
·       Filsafat Pendidikan Islam
kode          : UXSI 1 2103
Bobot         : 2 sks
Isi:
Mata kuliah ini menyajikan tentang Kebenaran Agama, Agama Islam, Ciri-ciri Khusus Agama Islam, dan Sumber-sumber Ajaran Islam.
Buku sumber:
  1. Dr. Shalib bin Fauzan, Kitab Tauhid, Darul Haq, Jakarta, 2005.
  2. Drs. A. Toto Suryana Af, M. Pd., dkk, Pendidikan Agama Islam, Tiga Mutiara, 1997.
  3. Prof. Dr. Hasan Langgulung, Asas-asa Pendidikan Islam, Pustaka Al-Husna Baru, 2003.
  4. Drs. Supiana, M Karman, Materi pendidikan Agama Islam, PT. Remaja Rosda Karya, 2003
  5. Prof. Dr. Hasan Langgulung , Pendidikan Islam dalam Abad ke 21, Pustaka Al-Husna Baru, 2003
·       Pengantar Pendidikan
      kode          : PENN 21201
      Bobot         : 2 sks
Isi:
      Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang: hakikat manusia, teori–teori dan aliran pendidikan, landasan pendidikan serta penerapan, lingkungan pendidikan, permasalahan pendidikan, sistem pendidikan nasional, pengembangan dan pembangunan Pendidikan Nasional, serta masyarakat masa depan.
Buku sumber:
1. Dimyati, M 1988. Landasan Kependidikan (Suatu Pengantar Pemikiran Keilmuan tentang Kegiatan Pendidikan). Jakarta: P2LPTK Depdikbud.
2.   Purwanto,N. 1988. Ilmu Pendidikan: Teori dan Praktek. Bandung: Ramaja Rosda Karya.
·       Ilmu Alamiah Dasar
      kode          : UXSI 11107
      Bobot         : 2 sks
Isi:
      Mata kuliah ini membahas dasar-dasar pengetahuan dan pengertian dalam memanfaatkan perkembangan sains dan mutakhir secara populer terutama kesehatan masyarakat, aplikasi sains dan teknologi dan dasar-dasar matematika modern. Diantaranya, Ruanglingkup alam, Perkembangan teknologi, dampak perkembangan IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia
Buku Sumber:
·       Pendidikan Kewarganegaraan
      kode          : UXSN11205
      Bobot         : 2 sks
Isi:
Mata kuliah ini memberikan pengertian tentang wawasan nusantara, kelangsungan hidup bangsa melalui Tanda, pengembangan pengertian poltra hankamnas, dan pembahasan tentang Hamkamrata.
Buku sumber:
1. Lemhamnas. Kewiraan Untuk Mahasiswa
2. Lemhamnas. Wawasan Nusantara
      3. TAP MPR, yang berkaitan dengan mata perkuliahan
·       Perkembangan Peserta Didik
      kode          : PENN 21202
      Bobot         : 2 sks
Isi:
      Mata kuliah ini mengkaji dan membahas tentang proses pertumbuhan dan perkembangan peserta didik dan yang dapat mempengaruhi hasil belajar, khususnya pada usia sekolah. Pemahaman pada mata kuliah ini akan menjadi dasar bagi perkembangan dan pembinaan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berkenaan dengan pertumbuhan dan perkembangan renaja. Diantaranya karakteristik dan perbedaan individu peserta didik, perkembangan intelektual, sosial, budaya, moral, dan penyesuaian diri remaja serta penerapannya dalam penyelenggaraan pendidikan.
Buku sumber:
1. Darajat, Zakiah, 1982. Pembinaan Remaja. Jakarta: Bulan Bintang
2. Nasution,Noshi, drs.MA.Dkk. 1992. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Depdikbud
3. Haditono,Kartini, 1986. Psikoloogi Pendidikan. Bandung: Penerbit Alumni.
·       Belajar dan Pembelajaran
      Kode          : PENN 22103
      Bobot         : 4 sks
      Isi:
Mata kuliah ini akan membahas esnsi belajar dan pembelajaran, dengan berbagai unsur, permasalahannya secara implikasinya dalam kegiatan belajar dan pembelajaran. Diantaranya; esensi belajar dan pembelajaran menurut fsikologi, ciri-ciri belajar dan pembelajaran, unsur-unsur dinamis yang terkait dengan proses belajar, faktor-faktor  yang mempengaruhi kesuksesan dan daya serap manusia, perhatian dan motivasi belajar, aktifitas belajar, keterlibatan siswa, pengulangan belajar.
Buku sumber:
1.      Ali,M. 1988. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
2.      Budiningsih, C Asri. 2005. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
3.      Boeree, C George. 2010. Metode Pembelajaran & Pengajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
4.      Dahar R.W.1980. Teori – teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
5.      Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pmbelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
6.      Silberman, Melvin L. 2006. Active Lerning. Bandung: Nusamedia.
·       Interaksi Belajar Mengajar
Kode          : PBMN 33104
Bobot         : 3 sks
Isi:
      Perkuliahan ini merupakan penerapan dari prinsip-prinsip belajar dan mengajar Bahasa Indonesia,di dasarkan pada GBPP yang berlaku.Kegiatan-kegiatan dalam perkuliahan ini melipti; memilih dan mencobakan pendekatan, metode serta sarana yang dapat di gunakan dalam mengajarkan satu pokok bahasan tertentu, serta menerapkan komponen-komponen pengelolaan kelas dan interaksi belajar mengajar, serta latihan menyusun kegiatan laboratorium dan study lapangan.
·       Profesi Kependidikan
      kode          : PENN 22204
      Bobot         : 3 sks
      Isi:
Mata kuliah ini secara umum merupakan suatu ketentuan yang integral dengan mata kuliah lain dalam kelompok MKDK. Mata kuliah ini memberikan pemahaman esensi dari profesi kependidikan. Mahasiswa sebagai calon pendidik, diharapkan dapat memahami profesi pendidikan dan memiliki kemampuan pelaksanaan pelayanan bimbingan konseling dan administrasi supervisi pendidikan, sehingga sebagai tenaga pendidikan memiliki wawasan profesionel antar tugas.
Buku sumber:
1. Hendyat Soetoto & Westy Sumanto. 1982. Pengantar Operasional Administrasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
2.   Sanusi, Ahmad, dkk. 1991. Studi Pengembangan Model Kependidikan. Bandung: IKIP Bandung.
3.   R. Herman, 1979. Etika Keguruan Studi Pendekatan Terhadap Kode Etik Guru Indonesia. Jakarta: Margi Wahyu.
·       Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia
Kode          : INDN 22228
Bobot         : 4 sks
Isi:
Perkuliahan ini dimaksud untuk melatih mahaiswa dalam mengembangkan program Pengajaran Bahasa Indonesia sebagai sinteksis kemampuan-kemampuan yang telah di kembangkan dalam perkuliahan-perkuliahan sebelumnya. Kegiatan perkuliahan ini meliputi latihan terbatas menyusun satuan pelajaran, melaksanakannya dalam kelompok, menilai, menganalisis dan melaksanakan kegiatan tidak lanjut untuk perbaikan.
·       Teknologi Informasi dan Komunikasi
      kode          : UXSI 31208
      Bobot         : 2 sks
      Isi:
Mata kuliah ini membahas penggunaan program pengolah kata (word processing), spreadsheet dan program power point dalam pengolahan dan pelaporan informasi dalam bidang  statistika manajemen pendidikan bahasa, penjumlahan kata dalam stilistika, pengolahan data pendidikan dan pengguna informasi. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia diharapkan mengenal dan mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sehingga mampu bersain dengan jurusan-jurusan lain.
Buku sumber:
1.     Arifin, Johar & Fauzi, Ahmad (2000). Aplikasi Excel dalam Bisnis Terapan. Jakarta: Elex Media Computindo.
2.     Arifin, Johar & Fauzi, Ahmad (2000). Aplikasi Excel dalam Aspek Financial. Jakarta: Elex Media Computindo.
3.     Firmansyah, Risky Ilham (2002). Buku Panduan Latihan Microsoft Word 2002. Surabaya: Penerbit Indah.
4.     Hidayatullah, A. Taufik (2002). Belajar dan Profeional Microsoft Excel 2002. Surabaya: Penerbit Indah
5.     Kusrianto, Adi (2000). Mengupas Tuntas Formula dan Fungsi Microsoft Excel. Jakarta: Elex Media Computindo.
6.     Pardosi, Mico. 1998.Panduan Belajar dan Latihan Microsoft Excel 97. Surabaya: Penerbit Indah
7.     Saenudi, Adhe. 1996. Keuangan dan Bisnis dengan Microsoft Excel. Andi Offset:Jakarta.
8.     Sinta Dewi, Natalia. 1995. Bagaimana Menggunakan Word, terjemahan dari How to Use Word oleh Eric Stone. Elex Media Komputindo:Jakarta.
9.     Wahana Komputer Semarang. 2002. Mengenal dan Menggunakan  Microsoft Office XP, Andi:Yogyakarta.
10.  Catapult (1996). Microsoft Office For Windows, Step by Step. Jakarta: Elex Media Komputindo.
·       Multimedia Pembelajaran
      kode          : PBMI 32203
      Bobot         : 2 sks
Isi:
      Membahas tentang hakekat, teori, jenis, tujuan/ manfaat, bahan, cara membuat dan menggunakannya  di kelas sesuai dengan materi yang akan disampaikan dan tujuannya.
Buku sumber:
1. Sadaiman, Arif. 1986. Media Pendidikan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Grafiti.
      2. Hjamalik, Oemar. 1992. Media Pendidikan. Bandung: Penerbit Alumni.
·       Program Pengalaman Lapangan
      kode          : PBMN 54110
      Bobot         : 4 sks
      Isi:
Program ini dibagi dalam dua tahap.Tahap pertama merupakan observasi di sekolah yang bertujuan agar mahasisya lebih mengenal lingkup program dan orga nisasi / administrasi sekolah.Tahap ke dua merupakan latihan melakukan tugas-tugas yang lazim di lakukan guru di sekolah,baik dalam mengajar maupun di luar mengajar.
·       Thesis/ Skripsi (6 sks)
      kode          : INDN 44237
      Bobot         : 6 sks
      Isi:
Program ini dimaksudkan untuk melatih mahasiswa menerapkan pengetahuannya dalam memecahkan masalah nyata dalam ilmunya atau dalam pengajaran bidang studinya. Isinya mencakupnya penelaahan/ analisis masalah yang telah disediakan, merancang dan melaksanakan ke giatan untuk memecahkan  masalah, serta melaporkan hasilnya.
Buku sumber:
1.      J.W.West.Research in Education. 3 rd ed.New Delhi:Prentice-hall of India
2.      Rusyana, Yus dan Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa
3.      Buku-buku paduan cara membuat karya ilmiah.
·       Evaluasi Pengajaran Bahasa
      Kode          : PBMN 33105
      Bobot         : 2 sks
      Isi:
      Perkuliahan ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar Bahasa Indonesia. Kegiatannya meliputi latihan membuat rancangan test hasil belajar siswa, menyusun berbagai bentuk soal tes sesuai dengan tujuan dan kaidah penyusunan soal, mengolah hasil tes sampai diperoleh nilai hasil belajar siswa, menganalisis soal, dan menyimpulkan hasil analisis untuk perbaikan.
·       Sejarah Sastra
Kode          : INDN 21223
Bobot         : 2 sks
Isi:
      Mempelajari dan mengetengahkan tentang sejarah perkembangan sastra Indonesia dari tradisional ke modern, priodisasinya; Angkatan Balai Pustaka, angkatan 45, Angkatan 70-an, Sastra Lama, Sastra baru dan Sastra kontenporer. Selain itu, berbicara tentang latar belankang sosial politik, akibatnya terhadap sastra, pengarang dan karya-karyanya.
Buku sumber:
  1. Al-Mubary, Dasri. 2002. Puisi Dan Prosa. Pekanbaru: Yayasan Sepadan Tamadun.
  2. Aminuddin. 1995. Stilistika: Pengantar Memahami Bahasa dalam Karya Sastra. Semarang: IKIP Semarang Press.
  3. Atmazaki. 2005. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Citra Budaya.
4.      Caniago, Arifin dan Bagas Pratama. 1998. 5700 Peribahasa Indonesia. Bandung:CV Pustaka Setia.
  1. Hamidy, UU. 1983. Pembahasan Karya Fiksi dan Puisi. Pekanbaru: Bumi Pustaka.
  2. Laelasari dan Nurlailah. 2006. Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.
  3. Luxembrung, Jan van, dkk. 1987. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
  4. Pradopo, Rahmat Joko, 1995. Analisis Puisi. Yokyakarta: Gadjah Mada University Press.
9.      Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
10.   Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Estetika Sastra dan Budaya. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
  1. Rani, Supratman Abdul. 1996. Ikhtisar Sastra Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
12.   Rosidi Ajib.1993. Iktisar Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga
  1. Semi, M, Atar. 1990. Metode Penelitian Sastra. Bandung : Angkasa.
  2. Subroto, D. Edi dkk.1999. Telaah Stilistika Novel Berbahasa Jawa tahun 1980-an. Jakarta: DEPDIKBUD
  3. Suwondo, Tirto. 2007. Studi Sastra: Beberapa Alternatif. Yogyakarta: PT Hanindita Graha Widya.
16.   Teeuw, A. 1989. Sastra Indonesia Modern,Jilid I dan II, Jakarta: Pusaka Jaya.
  1. Waluyo, Herman J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Surakarta: (?)
  2. Wiyatno, Asus. 2005. Kesusasteraan Sekolah. Jakarta: PT. Grasindo
  3. WS, Hasanuddin. 2002. Membaca dan Menilai Sajak. Pengantar Pengkajian dan Interprestasi. Bandung: Angkasa
  4. Yuwana, Setya, dkk. 2000. pendekatan stilistik dalam puisi jawa modern dialek using. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan bahasa.
21.   Zalila Sharif. 2003. Feminisme dalam Kesustraan Malaysia dan Asia Tenggara. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
·       Puisi
Kode          : INDN 22124
Bobot         : 4 sks
Isi:
      Membahas teori-teori puisi, jenis-jenis puisi lama dan baru, kriteria, struktur, pendekatan, jenis, kecendrungan dan contoh-contoh puisi Indonesia modern mulai dari angkatan Balai Pusaka sampai angkatan 70-an serta puisi kontenporer. Pengajaran puisi ini juga meneroka penrkembangan puisi yang dihasilkan oleh goresan tangan sastrawan Riau khususnya dan Indonesia umumnya.
      Calon pendidik Bahasa indonesia diharapkan dapat  mengenal satrawan yang baik untuk dicontoh sehingga calon pendidik mampu menghalilkan peserta didik yang kreatif dan inovatif. Sebagai aplikasinya, mahasiswa dilatih untuk mengarang puisi, mengapresiasi dan mampu mengajarkannya di sekolah. Manfaat mata kuliah ini sangat diperlukan karena pengajaran sastra Indonesia di sekolah dipelajarai di setiap semester.
Buku sumber:
  1. Al-Mubary, Dasri. 2002. Puisi Dan Prosa. Pekanbaru: Yayasan Sepadan Tamadun.
  2. Aminuddin. 1995. Stilistika: Pengantar Memahami Bahasa dalam Karya Sastra. Semarang: IKIP Semarang Press.
  3. Atmazaki. 2005. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Citra Budaya.
  4. Hamidy, UU. 1983. Pembahasan Karya Fiksi dan Puisi. Pekanbaru: Bumi Pustaka.
  5. Laelasari dan Nurlailah. 2006. Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.
  6. Luxembrung, Jan van, dkk. 1987. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
  7. Pradopo, Rahmat Joko, 1995. Analisis Puisi. Yokyakarta: Gadjah Mada University Press.
  8. Rani, Supratman Abdul. 1996. Ikhtisar Sastra Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
  9. Semi, M, Atar. 1990. Metode Penelitian Sastra. Bandung : Angkasa.
  10. Subroto, D. Edi dkk.1999. Telaah Stilistika Novel Berbahasa Jawa tahun 1980-an. Jakarta: DEPDIKBUD
  11. Suwondo, Tirto. 2007. Studi Sastra: Beberapa Alternatif. Yogyakarta: PT Hanindita Graha Widya.
12.   Teeuw, A. 1989. Sastra Indonesia Modern,Jilid I dan II, Jakarta: Pusaka Jaya.
  1. Waluyo, Herman J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Surakarta: (?)
  2. Wiyatno, Asus. 2005. Kesusasteraan Sekolah. Jakarta: PT. Grasindo
  3. WS, Hasanuddin. 2002. membaca dan Menilai sajak. Pengantar Pengkajian dan Interprestasi. Bandung: Angkasa
·       Prosa, Fiksi dan Drama
Kode          : INDN 23125
Bobot         : 4 sks
Isi:
      Mata kuliah ini berisi pengetahuan tentang teori prosa, fiksi dan drama, jenis, kriteria, struktur, pendekatan, aliran, sastra dan cara menciptakannya. Selain membaca berbagai contoh cerpen, novel dan drama dari berbagai angkatan serta mampu mengapresiasi  dan mengajarkannya sesuai dengan materi di sekolah. Kemampuan berpuisi, dan berdrama layaknya harus dikuasai oleh calon pendidik yang telah mempelajari mata kuliah ini.
      Keterkatarikan terhadap prosa, fiksi dan drama calon pendidik diharapkan menimbulkan daya kreativitas calon pendidik, sehingga tak calon pendidik tidak hanya mampu berkarya. Selain itu diharapkan calon pendidik mampu mengamati dan menganalisis karya sastra yang tumbuh maupun yang telah hilang dari peredaran masa. Kemampuan mengkritisi karya sastra, mememrlukan pembacaan terhadap karya sastra tersebut, sehingga dengan hal ini menuntut calaon pendidik untuk selalu tahu perkembangan sastra Indonesia.
Buku sumber:
1.      Al-Mubary, Dasri. 2002. Puisi Dan Prosa. Pekanbaru: Yayasan Sepadan Tamadun.
2.      Aminuddin. 1995. Stilistika: Pengantar Memahami Bahasa dalam Karya Sastra. Semarang: IKIP Semarang Press.
3.      Atmazaki. 2005. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Citra Budaya.
4.      Hamidy, UU. 1983. Pembahasan Karya Fiksi dan Puisi. Pekanbaru: Bumi Pustaka.
5.      Laelasari dan Nurlailah. 2006. Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.
6.      Luxembrung, Jan van, dkk. 1987. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
7.      Nurgiantoro, Burhan. Pemahaman Fiksi. Yokyakarta: Gajah Mada University Press.
8.      Pradopo, Rahmat Joko, 1995. Analisis Puisi. Yokyakarta: Gadjah Mada University Press.
9.      Rani, Supratman Abdul. 1996. Ikhtisar Sastra Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
10.   Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
11.   Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Estetika Sastra dan Budaya. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
12.   Rani, Supratman Abdul. 1996. Ikhtisar Sastra Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
13.   Rosidi Ajib.1993. Iktisar Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga
14.   Rendra. 1982. Rendra tentang Bermain Drama. Jakarta: Pustaka Jaya.
15.   Semi, M, Atar. 1990. Metode Penelitian Sastra. Bandung : Angkasa.
16.   Subroto, D. Edi dkk.1999. Telaah Stilistika Novel Berbahasa Jawa tahun 1980-an. Jakarta: DEPDIKBUD.
17.   Suwondo, Tirto. 2007. Studi Sastra: Beberapa Alternatif. Yogyakarta: PT Hanindita Graha Widya.
·       Fonologi Bahasa Indonesia
Kode          : INDN 22111
Bobot         : 3 sks
Isi:
Fonologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bunyi bahasa. Dengan mempelajari mata kuliah Fonologi Bahasa Indonesia calon pendidik akan mengetahui bagai bunyi abjad dalam bahasa Indoesia dihasilkan. Dengan demikian calon pendidik dapat membedakan bunyi bahasa Indonesia dengan bunyi bahasa lain.
Buku Sumber:
1.      Ahmad, Zaharani dan Teoh Boon Seong. Fonologi Autosegmental (Penerapannya pada Bahasa Melayu). Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
2.      Alwi, Hasan dkk. 2008. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
3.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 1. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
4.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 2. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
5.      Badudu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Mofosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta
6.      Dendy Sugono. 2004. Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara.
7.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Pusat Bahasa.
8.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat Bahasa.
9.      Halim, Amran. 1980. Politik Bahasa Nasional 1.  Jakarta: Balai Pustaka.
10.                       . 1980. Politik Bahasa Nasional 2.  Jakarta: Balai Pustaka.
11.   Hasimah Jalaludin. 2007. Asas Fonetik. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
12.   Marsono. 1999. Fonetik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
13.   Muslih, Mansur. 2010. Fonologi Bahasa Indonesia ( Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia). Jakarta: Bumi Aksara.
14.   Keraf, Gorys. 1980. Tata Bahasa Indonesia. Ende-Flores: Nusa Indah
15.   Ramlan, M. 1988. Fonologi Bahasa Indonesia. Bandung: Sinar Baru
16.                   . 1980. Kata Depan Atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: U.P Karyono.
17.   Rusyana, Yus dan Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa
·       Morfologi Bahasa Indonesia
Kode          : INDN 22111
Bobot         : 3 sks
Isi:
      Morfolgi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bentuk bahasa. Morfologi Bahasa Indonesia mebelajrkan tentang tata bentuk bahasa Indonesia. Selian itu, mata kuliah ini memaparkan teori-teori tentang morfologi, terutama dalam bahasa Indonesia, meliputi pengertian, ruang lingkup, jenis, maknanya dan contohnya.
      Perkembangan teori morfologi dari teori struktural, Autosegmental, hipotesis tata tingkat urutan sampai pada teori Optimalitas juga diajarkan. Pembeberan teori baru diperuntukkan untuk kemajuan perkembangan bahasa yang ada. Kepada mahasiswa diharapkan dapat menerapkan dalam proses pembelajaran di Sekolah dan ke Bahasan Sehari-hari.
Buku sumber:
1.      Alwi, Hasan dkk. 2008. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
2.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 1. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
3.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 2. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
4.      Badudu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Mofosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta
5.      Dendy Sugono. 2004. Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara.
6.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Pusat Bahasa.
7.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat Bahasa.
8.      Halim, Amran. 1980. Politik Bahasa Nasional 1.  Jakarta: Balai Pustaka.
9.                          . 1980. Politik Bahasa Nasional 2.  Jakarta: Balai Pustaka.
10.   Keraf, Gorys. 1980. Tata Bahasa Indonesia. Ende-Flores: Nusa Indah
11.   Ramlan, M. 1988. Morfologi Bahasa Indonesia. Bandung: Sinar Baru
12.   Ramlan. 1980. Kata Depan Atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: U.P Karyono.
13.   Rusyana, Yus dan Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa
·       Sintaksis Bahasa Indonesia 
Kode          : INDI 232113
Bobot         : 2 sks
Isi:
      Memaparkan teori-teori dengan tentang sintaksis, terutama dalam bahasa Indonesia, meliputi pengertian, ruang lingkup, jenis, maknanya dan contohnya. Calon pendidik akan dibebrkan dengan perkembangan ilmu sintaksis yang lama dan yang terbaru. Selaras dengan itu, teori perkembangan sitaksis dari struktural, hingga teori sintaksis terbaru yaitu teori minimalis, akan diberikan kepada mahasiswa melalui mata kuliah Sintaksis Bahasa Indonesia dan Sintaksis Bahasa Indonesia Lanjut.
      Pemeberan teori-teori ini menuntut mahasiswa untuk dapat menerapkan teori-teori tersebut untuk dianalisis dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah di indonesia, sehingga dengan demikan, calon pendidik akan kaya dengan pengetahuan tentang bahasa. Selain itu, kepada mahasiswa diharapkan dapat menerapkan dalam proses pembelajaran di Sekolah dan ke Bahasan Sehari-hari.
Buku sumber
1.      Alwi, Hasan dkk. 2008. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
2.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 1. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
3.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 2. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
4.      Badudu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Mofosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta
5.      Chaer, Abdul. 2009. Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
6.      Dendy Sugono. 2004. Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara.
7.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Pusat Bahasa.
8.                            . 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat Bahasa.
9.      Halim, Amran. 1980. Politik Bahasa Nasional 1.  Jakarta: Balai Pustaka.
10.                       . 1980. Politik Bahasa Nasional 2.  Jakarta: Balai Pustaka.
11.   Markhamah, dkk. 2010. Sintaksis 2: Keselarasan Fungsi, Kategori dan Peran dalam Klausa. Surakata: Muhamddyah University Press.
12.   Keraf, Gorys. 1980. Tata Bahasa Indonesia. Ende-Flores: Nusa Indah
13.   Ramlan. 1980. Kata Depan Atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: U.P Karyono.
14.               . 2001. Ilmu Bahasa Indoonesia Sintaksis. Yogyakarta: U.P Karyono.
15.   Rusyana, Yus dan Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa
Wacana Bahasa Indonesia
Kode          : INDN 23218
Bobot         : 2 sks
Isi:
      Menyajikan kaidah, syarat-syarat dan cara membuat wacana yang ideal serta dapat menerapkannya dalam karya ilmiah. Selain itu juga disajikan tentang teori, prinsip dan jenis makna dalam bahasa Indonesia. Mata kuliah wacana tidak terlepas dari pengetahuan tentang, fonologi, morfologi dan sintaksis. Untuk memnghasilkan wacana yang baik.
Bukui sumber
1.      Alwi, Hasan dkk. 2008. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
2.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 1. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
3.      Alisjahbana, Sutan Takdir. 1978. Tata bahasa Baru Bahsa Indonesia 2. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
4.      Badudu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Mofosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta
5.      Dendy Sugono. 2004. Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara.
6.      Dendy Sugono. 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Pusat Bahasa.
7.      Dendy Sugono. 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat Bahasa.
8.      Halim, Amran. 1980. Politik Bahasa Nasional 1.  Jakarta: Balai Pustaka.
9.      Halim, Amran. 1980. Politik Bahasa Nasional 2.  Jakarta: Balai Pustaka.
10.   Markhamah, dkk. 2010. Sintaksis 2: Keselarasan Fungsi, Kategori dan Peran dalam Klausa. Surakata: Muhamddyah University Press.
11.   Marsono. 2006. Fonetik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
12.   Keraf, Gorys. 1980. Tata Bahasa Indonesia. Ende-Flores: Nusa Indah
13.                      . 2005. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
14.   Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
15.   Ramlan. 1980. Kata Depan Atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: U.P Karyono.
16.               . 2001. Ilmu Bahasa Indoonesia Sintaksis. Yogyakarta: U.P Karyono.
17.               . 1980. Kata Depan Atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: U.P Karyono
18.   Rusyana, Yus dan Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa
19.   Taringan, Hendri Guntur, 1992. Pengajaran Wacana,Bandung; Angkasa.
20.   Pusat Bahasa Depertemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
21.   Tukan, P. 2006. Mahir Berbahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas Kelas X. Jakarta: Yudhistira
22.   Usman, Zuber. 1978. Kesusasteraan Lama Indonesia. Malaka: Penerbitan Abbas Bandung.


Laporan ini terdapat dalam buku panduan FKIP UIR. Pertama disusun oleh Zul Afdal, S.Pd. Pada terbitan berikutnya, sayang sebagai ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UIR,

SILABUS

SILABUS

DESKRIPSI DAN SILABUS MATA KULIAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
JURUSAN BAHAS DAN SENI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU PEKANBARU
2012

1. SEMANTIK BAHASA INDONESIA

    Mempelajari mata kuliah Semantik Bahasa mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang makna sebagai bekal untuk mengajarkan keterampilan berbahasa Indonesia di sekolah. Materi-materi bermanfaat akan dibahas seperti sejarah dan perkembangan semantik, hubungan semantik dengan ilmu lain, aspek-aspek semantik, aspek-aspek makna, kajian, medan, jenis, relasi, dan perubahan makna. Hal yang paling penting adalah kaitan semantik dengan masyarakat. Misalnya, penerapan semantik dalam  pengajaran bahasa di sekolah menengah. Dalam hal ini, mahasiswa diharapkan dapat memanfaat dan mengolah sastra lisan yang tersembunyi di sebuah masyarakat untuk diangkat sebagai objek kajian untuk memenuhi tugas akhir berbentuk makalah individu. Sastra lisan yang dimaksud adalah mantra.

Pendekatan ekspositoris digunakan dalam pembelajaran mata kuliah ini, selain ceramah dan tanya jawab yang dilengkapi dengan penggunaan papan tulis dan LCD, serta pendekatan inkuiri yaitu penyelesaian tugas penyusunan dan penyajian makalah, diskusi, serta pemecahan masalah. Hal terpenting adalah mahasiswa harus terun langsung ke lapangan untuk meneliti tentang mantra.

Tahap penguasaan mahasiswa selain evaluasi melalui tugas mingguan yang akan dituangkan dalam blogger, UTS dan UAS juga evaluasi terhadap tugas baik tugas mandiri maupun kelompok; latihan; dan diskusi. Buku sumber utama: Chaer, A. (2002). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia; Leech, G. (1981) Semantics: The Study of Meaning;  Parera, J.D. (1993). Leksikon Istilah Pembelajaran Bahasa; Pateda, M. (1986). Semantik Leksikal; Prawirasumantri, A. (1998). Semantik Bahasa Indonesia; Tarigan, H.G. (1985) Pengajaran Semantik.
SILABUS

1.  Identitas Mata Kuliah
    Nama mata kuliah        : Semantik Bahasa Indonesia
    Jumlah SKS                 : 2 sks
    Semester                      : 6
    Kode Mata Kuliah       : INDN 23215
    Program studi              : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/S-1
    Prasyarat                     : Telah lulus mata kuliah Linguistik Umum, Fonologi BI,  Morfologi BI, 
                                           dan Sintaksis BI
    Dosen                          : Roziah, S.Pd., M.A.

2. Tujuan
    Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan semantik bahasa Indonesia memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang semantik bahasa Indonesia sebagai dasar dan bekal untuk mengajarkan keterampilan berbahasa Indonesia di sekolah menengah. Hal terpenting, mahasiswa diharapkan dapat menerjemahkan makna kata-kata yang terdapat dalam mantra di daerah masing-masing.

3. Pendekatan pembelajaran:
a. Ekspositori  dan inkuiri
-    Metode: ceramah, tanya jawab, diskusi
-    Tugas: makalah, penyajian, dan diskusi
-    Media: LCD
b. Wawancara
    -    Rekaman mantra dari hasil wawancara
    -    Analisis makna yang terdapat dalam mantra yang direkam

4. Evaluasi
    - Kehadiran, penyajian, diskusi dan nilai harian (30%)
    - Makalah (30%)
    - UTS dan UAS (20%)
    - Informasi dalam blogger (20%)
5. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan

Pertemuan               Materi
1                              Rencana Perkuliahan; Sejarah dan Perkembangan Semantik
2                              Hubungan Semantik dengan Ilmu Lain
3                              Aspek-aspek Semantik dan Aspek-aspek Makna
4                              Kajian Makna
5                              Medan Makna
6                              Jenis Makna
7                              Relasi Makna
8                              UTS
9                              Pengambilan data Mantra
10                            Perubahan Makna
11                            Pengajaran Makna Kata di SMP
12                            Pengajaran Makna Kata di SMA
13                            Praktek lapangan
14                            Penyelesaian persoalan makalah
15                            Tanya jawab (diskusi) Penyelesaian persoalan makalah
16                             UAS

        
7. Daftar Buku Rujukan
Chaer, A. (2002). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Parera, J.D. (1993). Leksikon Istilah Pembelajaran Bahasa. Jakarta: PT Gramedia.
Pateda, M. (1986). Semantik Leksikal. Flores: Nusa Indah.
Prawirasumantri, A. (1998). Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.
Tarigan, H.G. (1985) Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa.
Aminudin. (1988). Semantik: Pengantar Studi tentang Makna. Bandung: Sinar Baru.
Djajasudarma, T.F. (1993). Semantik 1 dan 2: Pemahaman Ilmu Makna. Bandung: Eresco.
Slamet Mulyana. (1964). Semantik (Ilmu Makna). Jakarta: Jambatan.



2.  MENULIS LANJUT
A.    Informasi Umum
1. Nama Mata Kuliah    :  Menulis Lanjut
3. Kode Mata Kuliah    :  INDI 22208
4. Bobot Mata Kuliah    :  2 SKS
5. Program Studi        :  Pendidikan Bahasa Indonesia
6. Semester        :  IV (Empat)
7. Dosen            :  Drs. Jamilin T, M.Ed.
                             Hermaliza, M.Pd.

B.    Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang dirancang dan disusun khusus agar mahasiswa memperoleh keterampilan menulis.  Dalam perkuliahan ini dibahas tentang ejaan, kutipan, rujukan, daftar pustaka, paragraf dan pengembangannya serta surat-menyurat.

C.    Tujuan
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami serta memiliki pengetahuan, keterampilan menulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang benar.

D.    Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan
Pertemuan 1 : Pengantar Perkuliahan
Pertemuan 2 : Menulis Sebagai Suatu Proses
Pertemuan 3 : Penerapan Kaidah Ejaan
Pertemuan 4 : Kutipan
Pertemuan 5 : Catatan Kaki
Pertemuan 6 : Daftar Pustaka
Pertemuan 7 : Paragraf dan Pengembangannya
Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester (UTS)
Pertemuan 9 : Narasi
Pertemuan 10 : Eksposisi
Pertemuan 11 : Argumentasi
Pertemuan 12 : Deskripsi
Pertemuan 13 : Persuasi
Pertemuan 14 : Surat Menyurat
Pertemuan 15 : Surat Menyurat
Pertemuan 16 : Surat Menyurat
Pertemuan 17 : Ujian Akhir Semester (UAS)

E.    Bahan Bacaan

Atmazaki. 2006. Kiat-Kiat Mengarang dan Menyunting. Padang: Yayasan Citra Budaya Indonesia.
Badudu, J.S. 1984. Inilah Bahasa Indonesia Yang Benar. Jakarta: PT Gramedia.   
Depdikbud. 1991. Surat Menyurat dalam Bahasa Indonesia. Jakarta.
Keraf, Gorys. 1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT Gramedia.
Natawidjaja, P. Suparman. 1996, Teras Komposisi. Jakarta: Penerbit PT Intemasa.
Parera, Jos Daniel. 1987. Menulis Tertib dan Sistematik. Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.
Ramlan, M. dkk. 1992. Bahasa Indonesia Yang Salah dan Yang Benar. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
Soedjito, dan Solchan TW. 1994. Surat Menyurat Resmi Bahasa Indonesia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
SILABUS MATA KULIAH
   
 3. PERBANDINGAN BAHASA NUSANTARA
A.    Informasi Umum
1. Nama Mata Kuliah    : Perbandingan Bahasa Nusantara
3. Kode Mata Kuliah    : INDN 23231
4. Bobot Mata Kuliah   : 2 SKS
5. Program Studi           : Pendidikan Bahasa Indonesia
6. Semester                    : VI (Enam)
7. Dosen                         : Dra. Saidat Dahlan
                                          Hermaliza, M.Pd.


B.    Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjut dari perkuliahan Linguistik Umum, Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik. Dalam perkuliahan ini dibahas Teori Perbandingan Bahasa, Metode Penyelidikan Linguistik Komparatif, Klasifikasi Bahasa, Metode Klasifikasi Bahasa, Asal-usul Bahasa Nusantara, Hukum Bunyi Bahasa Nusantara, Leksikostatistika & Glotokronologi, Praktek Lapangan Penelitian Bahasa secara Kontrastif atau Komparatif, dan Seminar Hasil Praktik Lapangan.
   

C.    Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang memadai tentang linguistik historis komparatif (perbandingan bahasa nusantara) dan peranannya dalam pembinaan dan pengajaran bahasa Indonesia.
   

D.    Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan
Pertemuan 1 : Teori Perbandingan Bahasa
Pertemuan 2 : Metode Penyelidikan Linguistik Komparatif
Pertemuan 3 : Klasifikasi Bahasa
Pertemuan 4 : Metode Klasifikasi Bahasa
Pertemuan 5 : Asal-usul Bahasa Nusantara
Pertemuan 6 : Hukum Bunyi Bahasa Nusantara
Pertemuan 7 : Leksikostatistika & Glotokronologi
Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester (UTS)
Pertemuan 9 : Praktek Lapangan Penelitian Bahasa secara Kontrastif atau Komparatif (perbandingan)
Pertemuan 10 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 11 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 12 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 13 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 14 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 15 : Seminar Hasil Praktek Lapangan
Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester (UAS)


E.    Bahan Bacaan
Chaer, Abdul. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Gonda, J. 1988. Linguistik Bahasa Nusantara: Kumpulan Karya. Jakarta: Balai Pustaka.

Keraf, Gorys. 1991. Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mahsun, 2005. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Gragindo Persada.

Mahsun. 1995. Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurjanah, Nunuy. 2008. Linguistik Historis Komparatif. Bandung: Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah.

Parera, Jos Daniel. 1981. Linguistik Bandingan Nusantara. Jakarta: FPBS IKIP Jakarta.

Parera, Jos Daniel. 1982. Pengantar Linguistik Umum Kisah Zaman Seri A. Flores: Nusa Indah.

Parera, Jos Daniel. 1987. Studi Linguistik Umum dan Historis Bandingan. Jakarta: Erlangga.

Samsuri. 1987. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
   
Sjarif, Sjahrul. 1975. Pengantar Ilmu Bandingan Bahasa Nusantara. Bandung: FKSS IKIP Bandung.

Slametmulyana. 1982. Asal Bangsa dan Bahasa Nusantara. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Wojowasito, S. 1965. Linguistik Sejarah Ilmu (Perbandingan) Bahasa. Djakarta: Gunung Agung.

Pekanbaru,   Januari 2012


Hermaliza, M.Pd.


Pertemuan   
Pokok Bahasan
    Sumber
1.    Pengantar Perkuliahan
Membahas:
1.    Tujuan mata kuliah
2.    Ruang lingkup mata kuliah
3.    Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
4.    Kebijakan penilaian hasil belajar
5.    Tugas yang harus diselesaikan
6.    Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya
7.    Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan.

Teori Perbandingan Bahasa    
2.    Metode Penyelidikan Linguistik komparatif   
3.    Klasifikasi Bahasa    
4.    Metode Klasifikasi Bahasa    
5.    Asal-usul Bahasa Nusantara    
6.    Hukum Bunyi Bahasa Nusantara    
7.    Leksikostatistika & Glotokronologi   
8.    UTS   
9.       
10.       
11.       
12.       
13.       
14.       
15.       
16.       



SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)


MATA KULIAH            : Bahasa Indonesia
KODE MATA KULIAH            :
BOBOT SKS            : 2 SKS
WAKTU PERTEMUAN             : 2 X 50 Menit
PERTEMUAN KE-     : 1

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. UMUM    : Mahasiswa dapat mengetahui fungsi, tujuan, dan      manfaat pembelajaran mata kuliah Bahasa Indonesia.
2. KHUSUS    : Mahasiswa rencana ranah pembelajaran Bahasa Indonesia.

B. POKOK BAHASAN     :  Arti, Fungsi, dan Kedudukan Bahasa Indonesia

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pentingnya bahasa
   - Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi.
   - fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR:

Tahap Kegiatan    Kegiatan Pengajar    Kegiatan Mahasiswa    Media dan Alat Peraga
Pendahuluan

Penyajian Materi
Penutup
•    Mengadakan prites
•    Pengantar MK bahasa Indonesia
•    Cakupan materi bahasa Indonesia
•    Tujuan dan manfaat pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa
•    Menjelaskan pengertian bahasa
•    Menjelaskan fungsi bahasa sebagai alat
•    Menutup pertemuan
•    Merangkum materi yang telah disampaikan
•    Menanyakan kepada mahasiswa tentang materi yang disampaikan.    Mendengarkan/
Menyimak
Mendengarkan
Mendengar
Mengemukakan pendapat    Papan tulis/spidol

Papan tulis/spidol
E.EVALUASI      :  Memberi pertanyaan dan tugas (PR) materi pertemuan 1.
F.REFERENSI : Faizah, Hasnah. 2008. Mata Kuliah Dasar Umum Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Cendikia Insani.
Alek A dan Achmad H.P. 2010. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana.

3.

  
DESKRIPSI DAN SILABUS
LINGUISTIK UMUM
INDN 21120

DOSEN: Roziah, S.Pd., M.A.
 
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA  DAN SENI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU
2012
DESKRIPSI MATA KULIAH
Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya). Az-ZukhRuf: 3. Berpijak dari ayat tersebut,  maka perlu ada penelitian berhubungan dengan materi-materi yang terdapat pada mata kuliah Linguistik Umum menurut pandangan Islam. Mengingat Mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian program studi (INDN) di Universitas Islam.
Usai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai ayat-ayat dasar yang berhubungan dengan bahasa dalam Al-Quran dan Hadist. Selain itu, mahasiswa dituntut untuk memahami hakikat dan karakteristik bahasa, metodologi penelitian linguistik, sejarah perkembangan linguistik, serta madhab dan dikotomi studi bahasa (linguistik) sebagai dasar kajian dan pengajaran bahasa serta Linguistik Islam. Ilmu umum yang dipelajari seperti proses dan fungsi komunikasi bahasa, sistem dan struktur bahasa, satuan-satuan bahasa, metodologi penelitian bahasa, bidang-bidang kajian linguistik, sejarah perkembangan linguistik, Linguistik bandingan komparatif, serta beberapa madhab dan dikotomi linguistik.

SILABUS
1. Identitas Mata kuliah
Nama mata kuliah          : Linguistik Umum
Nomor kode                     : INDN 21120
Jumlah SKS                     : 2 SKS
Semester : 1
Kelompok mata kuliah  : INDN
Program Studi                 : Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
Jurusan                            : Pendidikan Bahasa dan Seni/S-1
Status mata kuliah          : -Prasyarat : -
Dosen                              : Roziah, S.Pd., M.A.
2. Tujuan
Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang  memadai mengenai Linguistik yang berkaitan hakikat dan karakteristik bahasa, metodologi penelitian linguistik, sejarah perkembangan linguistik, serta madhab dan dikotomi studi bahasa (linguistik) sebagai dasar kajian dan pengajaran bahasa serta Linguistik dalam Islam.
3. Pendekatan Pembelajaran:
Pendekatan dasar yang digunakan adalah Ekspositori dan inkuiri dengan metode pembelajaran seperti:
- ceramah,
- tanya jawab,
- diskusi,
- penyelesaian kasus, dan
- Penyajian makalah.
- Tugas : laporan buku, makalah, penyajian dan diskusi
4. Evaluasi
- Kehadiran (20%)
- Tugas (20%)
- Keaktifan (20%)
- MID (15%)
-UAS (25%)
6. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan
 
Pertemuan
Materi
Tugas
1
Rencana perkuliahan dan kontrak perkuliahan
2
Pengertian Linguistik menurut para Ahli,: batasan, hakikat, dan karakteristik bahasa
Mahasiswa wajib Meresensi buku Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta (tulisan Tangan)
3
Konsep dan hakikat Linguistik Umum objek linguistik, Proses dan fungsi bahasa
4
Sistem dan struktur bahasa
5
Metodologi penelitian bahasa
Mahasiswa wajib Meresensi buku Verhaar, J.W.M. 1982. Pengantar Linguistik. Yogyakarta: UGM Press (Tulisan Tangan)
6
Linguistik teoretis
7
Linguistik antardisiplin dan terapan
8
UTS
9
Pertemuan 9: Perkembangan linguistik
Mahasiswa wajib Meresensi buku Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
10
Linguistik Tradisional
11
Linguistik Struktural Eropa
12
Linguistik Struktural Amerika
Mahasiswa wajib Meresensi buku Parera, Jos Daniel. 1987. Studi Linguistik Umum dan Historis Bandingan. Jakarta: Erlangga.
13
Tatabahasa Transformasional
14
Tatabahasa Kasus dan Relasional
15
Linguistik Mutakhir: Teori Government-Binding
16
UAS
7. Daftar Buku
a. Bahan Wajib
Al-Quran
Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta
Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Pateda, Mansoer. 1988. Linguistik. Bandung: Angkasa.
Verhaar, J.W.M. 1982. Pengantar Linguistik. Yogyakarta: UGM Press
---------. 1982. Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: UGM Press
Parera, Jos Daniel. 1987. Studi Linguistik Umum dan Historis Bandingan. Jakarta: Erlangga.
b. Referensi
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga UP.
Cook, Walter A. 1970. Introduction to Tagmemic Analysis. New York: Holt, Rinehart, and Winston.
Dik, Simon C. 1981. Fungtional Grammar. Amsterdam: Forris Pub.
Dik, Simon C. & J.G. Kooij. 1994. Ilmu Bahasa Umum. Jakarta: Pusat Bahasa.
Dinnen, Francis F. 1967. An Introduction to General Linguistics. Washington: GUP.
Droste, Flip G. & John E. Joseph (Ed). Linguistic Theory and Grammatical Description. Amsterdam: John Benjamin Pub. Co.
Kentjono, Djoko et al. 1982. Dasar-dasar Linguistik Umum. Jakarta: FASA UI.
Robins, R.H. 1981. General Linguistik. London: Longman.
---------. 1995. Sejarah Singkat Linguistik. Bandung: ITB.
Rusyana, Yus & Samsuri. 1976. Pedoman Penulisan Tata bahasa Bahasa
Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Sampson, Geoffrey. 1980. School of Linguistics. London: Hutchinson.
Sudaryanto. 1985. Linguistik. Yogyakarta: UGM Press.
---------. 1986. Metode Linguistik. Yogyakarta: UGM Press.
---------. 1990. Fungsi Hakiki Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

cara agar mozilla firefox anda menyimpan password otomatis


Berikut ini saya akan menjelaskan cara agar mozilla firefox anda menyimpan password facebook, email, paypal, dll dari korban secara otomatis.

Sebelumnya saya pernah posting tentang cara mengetahui password yang tersimpan di browser firefox. Saya harap anda membcanya dulu agar lebih memahami tentang apa yang akan kita lakukan.

Baiklah, jika sudah membacanya mari kita lanjutkan. Setiap kita log in menggunakan browser firefox, biasanya akan muncul pesan berikut :


Benarkan? Nah, jika kita mengklik remember, maka password tersebut akan tersimpan dan dapat dengan mudah dilihat dengan membuka menu Tools - Option - Security - Saved Password - Show Saved Password bener kan?

Pastinya muncul pertanyaan di benak anda, seandainya saya bisa melakukan autosafe password tanpa perlu mengklik tombol remember itu, dan ternyata bisa. yah.. selamat kita bisa melakukannya dan setiap orang yang login pada firefox yang telah kita atur settingannya akan tersimpan passwordnya dan tentu saja kita bisa dengan mudah mengetahuinya.

Teknik ini sangat berguna jika target kita adalah orang yang kita kenal. Oke, pasti sudah tidak sabar dong. Ini dia caranya.

  1. Tutup firefox terlebih dahulu
  2. Browse C:\Program Files\Mozilla Firefox\components\ dan temukan script bernama nsLoginManagerPrompter.js
  3. Klik kanan > Edit with Notepad ++ (kalau belum punya, download dulu notepad++nya)
  4. Ganti baris ke 642 sampai 711 dengan kode berikut :
var pwmgr = this._pwmgr;
pwmgr.addLogin(aLogin);


Sehingga tampak seperti gambar berikut.
Selesai.
Maka setiap kali anda / teman anda login di komputer yang telah anda hack firefoxnya, maka passwordnya akan tersimpan seketika. Ingat, jangan disalahgunakan yah....

Nb : letak kode sintax untuk tiap versi firefox berbeda. oleh karena itu cukup perhatikan gambar diatas, apa yang yang harus ada, dan apa yang tidak ada.
Tips : letakkan diatas _removeLoginNotifications. Ada pertanyaan? Aya siap membantu... oya, aya akan segera membuat ebook baru tentang cara hack facebook. Doain semoga cepat selesai yah... :)

KATA KATA CINTA ALA ARJUNA ^_^

1. Saat pertama kali bertemu, dirimu selalu hadir dalam hatiku. Waktu berjalan bersama bayangmu, inginnya selalu dekat denganmu.

2. Bila bunga cinta gugur menyelubungi hatiku yang sepi dan pudar bersama cinta. Tiada hal yang terindah selain cinta. Cinta yang lahir dari hati.

3. Ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkanku.

4. Untuk apa berlari dalam kelam? Sedang kabut pun tak mau menyibak. Biarlah semua berlalu, mimpi pun aku tak ingin. Meski rindu ini tercipta untukmu.

5. Adakah di hatimu terbesit satu harapan untuk berjanji selamanya bersamaku? Andai dirimu berada disini untuk membuka kembali jalan cinta. Ada rasa rindu disana yang mengisi relung hati. Adakah rindu di hatimu seperti yang kurasakan?

6. Kutahu kau mencintaiku saat kulihat binar matamu bersinar saat menatapku, teduh dan hangat. Kutahu kaulah tempatku bersandar dan berlindung.

7. Aku dengar bisikan angin sampaikan pesanmu padaku. Aku rasakan tetesan embun sebagai lambang kasih sayangmu. Kulihat pelangi hati sebagai gambaran cintamu padaku. Kurasakan ketulusan, kejujuran, dan kesetiaanmu padaku. Kini aku menyadari bila dirimu kau sangat sayang padaku. Tapi semua terasa menjadi tiada indah tanpa dirimu. Kan kujaga semua yang pernah kau berikan padaku, cinta.

8. Kukirimkan malam ini cinta suciku untukmu bersama hembusan angin teduh. Kusalurkan kasih sayangku melalui pori-pori jiwaku untuk bekal tidur yang kau jenjang dalam dekapan kasih membelai jiwamu.

9. Mengapa harus berjumpa saat diriku telah berdua? Ingin diriku lari dari kenyataan bersama hasratku bersamamu. Namun kutak kuasa melawan sumpah yang telah terucap.

10. Cinta pandangan hati adalah anugerah. Cinta yang tumbuh dari hati meninggalkan rasa sayang yang sangat mendalam. Bila seseorang dapat merasakan cinta yang tumbuh dari hati, itulah yang disebut cinta sejati.

11. Ingin kututurkan kata demi kata, tentang perasaanku padamu.dirimu adalah cahaya dalam hatiku? Semoga kita dapat bersatu.

12. Lembayung tergores kelam, menjelajah anganku pilu. Getar kasihmu dalam badai, tinggalkan mimpi menuju harapan. Adakah harapan itu untukku?

13. Ketahuilah, cinta tak akan pernah sekalipun mengetahui tingkat kedalamannya, bila ia belum diterkam oleh perpisahan.

14. Aku datang atas nama cinta dan kini kau datang membawa putih cintamu yang begitu manis melekat dalam relung jiwaku.

15. Jika kegelapan menyembunyikan pepohonan dan bunga-bunga dari penglihatan kita. Ia tidak akan menyembunyikan cinta dalam hati kita.

16. Andaikan saja aku berani berkata cinta. Kini diriku merasa lelah memendam rasa. Ingin kuungkapkan semua, meski tanpa akhir terindah.

17. Meski cinta tak terbalaskan, tapi tetap akan kutunggu hingga engkau hanya memikirkanku seorang.

18. Cinta adalah misteri yang sulit dimengerti. Cinta merupakan anugerah bagi insan manusia. Cinta adalah kebahagiaan yang terpancar dalam diri seseorang, meski terkadang cinta juga meninggalkan rasa sakit. Adakah cinta abadi? Akankah cinta selalu bersemi?

19. Cinta berpuisi seribu makna. Bertahun-tahun perjalanan cinta yang tak pernah terpisahkan oleh waktu dan jarak.

20. Berharap datangnya cinta bagai bunga di musim lalu, dan mengharap turunnya hujan. Kupercaya akan janji, seperti kupercaya terbitnya matahari esok pagi.

21. Terlihat rona mata yang indah, penuh gairah dan kedewasaan. Ramah kala menyapa, dan indah saat bertutur. Entah harus berkata apa, hati ini terpikat oleh pesonanya.

22. Anganku tak berhenti bersajak. Walau kutahu, kau tak pernah menganggap diriku ada, meski rasa letih mendera, aku tak akan pernah melepaskannya lagi. Kau hanya mimpi yang tak akan menjadi nyata hingga segala rasa harus padam dan berakhir. Kan selalu kurasakan hadirmu antara ada dan tiada.

23. Dingin angin malam membawa khayalan kian pasti. Kugantung impian dan asa, dan aku berjanji tidak akan mengecewakan dirinya.

24. Mencintaimu setulus hati, mengarungi lautan untuk mendapatkan cinta suci. Tak akan pernah menduakanmu walaupun terpisah jarak dan perbedaan.

25. Tak semua kata dapat terucap, lain di mulut lain di hati. Suatu hari nanti, kau akan tahu, rasa cinta yang tersimpan.

26. Nikmatilah cinta dengan kasih putih, maka akan lahir cinta sejati.

27. Mengagumimu apa adanya dan menjadi inspirasi dalam hidupku. Membangkitkan rasa cintaku menjadi tak terbatas. Kini, kuserahkan diriku apa adanya.

28. Tak akan pernah tahu, kemana mata hati melangkah dan berpijak. Sosokmu hanya banyang semu di hati. Abadilah asa bersama mimpiku.

29. Sesaat mengenal telah menambah arti dalam hidupku. Kudapatkan anugerah terindah di bulan penuh berkah. Tanpa kata janji, hanya ungkapan cinta dan saling pecaya. Berdua kita jelang masa depan bersama dalam satu cinta, abadi selamanya.

30. Rindu akan belaianmu, kasih sayang, dan ketegaranmu. Walau semua itu t�lah berlalu, tapi takkan pernah terlupakan hingga akhir hayatku.

31. Saat bertemu, aku tak peduli. Saat kau pergi, aku selalu menantimu. Apakah ini namanya cinta?

32. Kau datang disaat keegoisan akan cinta tengah mendera. Membawa cahaya dan kedamaian, membuatku tidak mudah menyerah untuk merengkuh kisah cinta bersamamu.

33. Dalam hati aku menanti, kuserahkan hati sebagai tanda ketulusan cinta.

34. Meski adakah cinta yang tulus setelah sekian lama lelah mencari. Kapankah perjalanan ini kan berakhir?

35. Penderitaanku adalah bayangan gelap bagi dirimu, saat kesetiaan menjadi alasan untuk mencampakanku! Aku takkan lari dari cintamu yang selalu memasungku.

36. Sesuatu yang terbesar dalam hidup ialah mengampuni orang yang menyakiti kita dan tetap mengasihinya.

37. Jangan pernah berkata selamat tinggal jika masih ingin mencoba. Jangan pernah menyerah selama merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata ya bila tidak menyukainya.

38. Untuk apa bicara cinta, jika hatimu tak terbuka. Untuk apa bicara cinta, jika matamu tak bercahaya. Untuk apa bicara cinta, jika hanya membuatmu menderita. Bagiku, dirimu adalah SANG CINTA

39. Apakah arti cinta jika tidak saling mengerti satu sama lain. Jika keegoisan yang muncul, itu bukanlah cinta.

40. Seseorang tak akan pernah menyadari dalamnya rasa cinta sampai tiba saat perpisahan.

41. Cinta bagaikan sepasang burung yang tumbuh melalui jiwa, rasa dan raga. Cinta dapat dimiliki melalui perasaan dua hati..

42. Kuingin lebih mencintaimu sebelum saat lepaskan tubuhku. Kuingin rasakan cintamu seutuhnya sebelum saat tinggalkan jiwaku. Cumbuilah cintaku, belailah hatiku dan peluklah erat jiwaku untuk selamanya.

43. Cinta adalah saling memiliki. Kasih sayang adalah saling memberi. Cinta adalah kejujuran. Mencintai bukan untuk saling menghianati.

44. Apakah cinta itu? Hingga kini masih kunanti hadirnya di relung hatiku.

45. Cinta tak harus memiliki dan mencintai bukanlah menguasai. Biarlah kumencintai dengan caraku sendiri.

46. Jangan sebut cinta abadi jika hanya ingin merasakannya. Hiduplah cinta dan tinggalah di dalamnya maka cinta itu akan kekal.

47. Laksana kumbang yang terjebak dalam taman mawar berduri. Leluasa menikmati tebaran keharumannya. Namun tak kuasa untuk memetiknya. Tak kuasa bebas dari belenggu duri.

48. Cinta tak harus memiliki tapi hanya bisa dirasakan. Berpisah tak harus ada rasa benci. Hanya cinta yang mampu mengatasinya.

49. Cinta dapat melahirkan kebahagiaan dan kebencian. Cinta bukanlah segalanya. Tak perlu berlebihan memperlakukannya. Cintailah sang pencipta cinta.

50. Adakalahnya cinta datang tiba-tiba. Adakalahnya cinta datang walau hanya sesaat. Adakalahnya cinta datang hanya di bibir saja. Tapi cintaku untuk selamanya, dan namamu terukir dilubuk hatiku
 
Iklan Melayang
Iklan Melayang
Support : Creating Website | Arman juanda | Arman Juanda Template
Copyright © 2011. DETIK WO®LD™ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Detik World Template
Proudly powered by Blogger